JABAR EKSPRES – Konflik Palestina-Israel membawa dampak yang signifikan bagi Indonesia. Dengan perhatian khusus dari masyarakat dan dukungan negara, hubungan erat antara Indonesia dan Palestina menciptakan apresiasi khusus. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam terbesar, solidaritas terwujud melalui bantuan dan dukungan moral.
“Karena kita sebagai akademisi punya tanggung jawab untuk memberikan insight atau masukan bagaimana pemerintah mengambil kebijakan luar, Di samping demikian kita juga update isu-isu internasional saat ini. Dan kita juga memberikan saran sebagai tanggung jawab para ilmuwan dan akademisi kepada pemerintah untuk dijadikan acuan dalam memutuskan sebuah kebijakan,” ucap Asep pada awak media pada, Selasa (17/10) di Gedung Fisip Unjani.
Konflik Palestina-Israel mendapat perhatian khusus dari Indonesia, dengan dukungan besar dari negara dan masyarakat. Apresiasi istimewa datang dari Palestina, memperkuat hubungan bilateral. Aksel menjadi sumber daya penting yang perlu dijaga dengan cermat, menandai komitmen Indonesia terhadap kestabilan internasional.
Baca Juga:Gedung Pemerintah Tak Bisa Dipakai Kegiatan Politik, Pemprov Jabar: Mudah-mudahan Aturannya Keluar Minggu DepanBantuan Pangan di Kota Bandung, Dinsos Pastikan Tepat Sasaran
“Untuk Indonesia sebesar apa sih dampak Bagi Indonesia, konflik Palestina-Israel ini memang kita punya perhatian khusus ya. Pengingat support masyarakat Indonesia baik secara negara, ataupun juga masyarakatnya cukup besar ya melalui bantuan-bantuan. Dan Palestina juga tentunya memberikan bagi kita Indonesia memiliki apresiasi khusus juga. Dalam artian tentunya kita tahu di Palestina juga dan Indonesia sebagai memiliki agama terbesar ya. Kita tahu ada mestilah aksel sebagai tempat mestilah yang sursi juga. Dan bagi Indonesia itu harus kita jaga. Tapi sisi lain memang kondisi internasional ternyata mengkondisikan terjadinya konflik ya antara Israel dan Palestina,” terang Asep.
