JABAR EKSPRES – PT KAI Daop 2 Bandung menyebut Kereta Api Feeder yang digunakan sebagai fasilitas pendukung Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) hanya dioperasikan sampai Stasiun Bandung dari Stasiun Padalarang.
Pasalnya menurut Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Mahendro Trang Bawono, jika Kereta Api Feeder tersebut dioperasikan hingga Stasiun Gedebage atau Cimekar, maka nantinya dapat menambah beban lintas.
“Memang Feeder belum melayani keana (Stasiun Gedebage dan Cimekar). Akan tetapi di Padalarang sendiri, itu akan ada intregarsinya dengan KA (Kereta Api) lokal, sehingga itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dari Padalarang atau Stasiun Bandung sehingga bisa turun dari Cimekar atau Gedebage,” imbuhnya.
Baca Juga:Dari Layar Kecil ke Dunia Nyata, TikTok Kembali Gelar Awards 12 Oktober MendatangIntip 3 Tips OOTD untuk Kamu Si Paling Games Warna Lime yang Awesome
General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa menambahkan sebagai fasilitas penunjang tambahan, pihaknya telah menyediakan moda transportasi lainnya berbentuk Damri. Bahkan Damri tersebut nantinya dapat digunakan oleh masyarakat ke Stasiun KCJB Tegalluar.
“Damri ini untuk spotnya nanti dari Soekarno-Hatta menuju Stasiun Tegalluar dan nanti akan ditambah lagi tentunya. Jadi untuk Stasiun Tegalluar sendiri, itu sudah banyak koneksi inter modanya mulai dari Damri, kemudian juga ada dari pengembang di sekitar Sumarecon,” katanya.
Sehingga dengan adanya hal tersebut, Eva berharap nantinya dapat mempermudah masyarakat khususnya penumpang KCJB menuju Stasiun Tegalluar.
“Masyarakat itu tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menggunakan KCJB setelah itu naik feeder. Sehingga kita harapkan dengan hal-hal seperti ini dapat memudahkan dan bisa menjadi pilihan transportasi publik oleh masyarakat,” pungkasnya.
