JABAR EKSPRES – Pendiri dan CEO Meta, Mark Zuckerberg, menanggapi keinginan para pengusaha bisnis besar dan kecil di Instagram, Facebook, dan WhatsApp untuk diverifikasi melalui “Meta Verified.”
Pendiri dan CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengatakan bahwa verifikasi Meta akan menginformasikan kepada konsumen atau pengguna bahwa bisnis yang memiliki lencana verifikasi telah diverifikasi dan menjamin keasliannya.
Dalam kesempatan ini, Nikila Srinivasan, Vice President of Product Management Meta Business Messaging, mengatakan bahwa meta verifikasi memastikan konsumen bahwa mereka mengirimkan pesan ke bisnis atau perusahaan yang tepat, sehingga menghindari potensi penipuan dalam bertransaksi.
Baca Juga:Manfaatkan Operasional KCJB, Pemprov Jabar Akan Gandeng UMKMJelang Pemilu 2024, Wajah Gibran Rakabuming Nangkring Terpampang di Angkot Pantura, Sosok Pemimpin Muda?
“Respons ini muncul ketika pengguna ingin mengetahui apakah saya berbicara dengan bisnis yang sah, terutama bisnis kecil,” kata Nikila.
WhatsApp Business akan segera menguji coba fitur meta verifikasi pada bisnis kecil sebelum meluncurkannya ke bisnis yang lebih besar di platform.
WhatsApp Business sendiri telah digunakan oleh lebih dari 200 juta pengguna di seluruh dunia, meningkat secara signifikan dari 50 juta pengguna pada pertengahan tahun 2020.
Sebanyak 81% orang Indonesia mengungkapkan bahwa mereka lebih cenderung berbisnis atau membeli dari perusahaan yang dapat dihubungi secara langsung dengan mengirimkan pesan.
