Ribuan Peristiwa Nikah Pertahun, Kemenag Cirebon Kekurangan Penghulu

Ribuan Peristiwa Nikah Pertahun, Kemenag Cirebon Kekurangan Penghulu
Kantor Kemenag Kota Cirebon (JE / Ayu)
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Angka pernikahan meningkat setiap tahun, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon beberkan jumlah ideal penghulu di wilayah kecamatan.

Hal ini dijelaskan oleh Kasi Binmas Kemenag Kota Cirebon, Rizky Riyadu saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 20 September 2023.

Dia mengaku, jumlah penghulu di Kota Cirebon bisa dibilang tidak ideal, pasalnya dalam sehari di satu wilayah ada 18 lokasi pasangan yang menikah.

“Sekarang ada 12 penghulu se Kota Cirebon,” kata Rizky.

Baca Juga:Kelalaian dan Abai Himbauan Jadi Penyebab Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Rel Kereta ApiKemarau Ancam Warga Kabupaten Bandung, Sungai Menyusut hingga Lahan Dihantui Gagal Panen dan Kebakaran

“Porsi peristiwa nikah yang ada di Kota Cirebon itu, tertinggi Kecamatan Harjamukti, itu kisaran peristiwa nikahnya 700 sampai 1000 N, dalam satu tahun,” ungkapnya.

Jika mengikuti regulasi, idealnya dengan angka peristiwa nikah mencapai 1000, maka dalam 1 KUA memiliki setidaknya 5 penghulu.

“Berdasarkan PMA nomor 21 tahun 2020 itu, minimalnya idealnya itu 5 penghulu untuk Harjamukti kalau 1000 peristiwa nikahnya, saat ini cuma ada 3 penghulu,” bebernya

Disebutkannya, persitiwa nikah di masing-masing KUA di 3 kecamatan, jumlahnya sekitar 400 sampai 500 peristiwa.

“Kemudian KUA Kesambi peristiwa nikah 500 sampai 700 pertahun itu idealnya 4 penghulu sekarang kan cuma 3,” tuturnya

“KUA Lemahwungkuk peristiwa nikahnya kisaran 400 sampai 500 pertahun idealnya 3, sekarang cuman ada 2 penghulu,” ungkapnya

“KUA Kejaksan, kisarannya 300 sampai 500, idealnya 3 penghulu sekarang ada dua penghulu,” tukasnya. (Mg7)

0 Komentar