Atap Kelas SDN 042 Gambir Kota Bandung Roboh, Empat Siswa Terluka

JABAREKSPRES  – Sebanyak 4 Siswa Kelas empat mengalami luka-luka. setelah atap bangunan kelas di SDN 042 Gambir Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung mengalami roboh Ketika sedang belajar.

Meski kejadian itu tidak membuat siswa terluka serius, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, (5/9) pukul 12.30 WIB itu cukup mengagetkan masyarakat sekitar.

Kepala SDN 042 Gambir Nunun Komala mengatakan,akibat atap kelas yang roboh, saat ini ruang kelas empat sedang dalam perbaikan.

Namun untuk para siswa, tetap melakukan kegiatan belajar dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Menurut Nunun, ruang yang ambruk tersebut difungsikan untuk belajar kelas empat.

Akan tetapi karena kondisinya mengkhawatirkan, maka dikosongkan sejak April lalu.

‘’Saat itu tidak ada siswa yang melakukan pembelajaran di area ruangan yang ambruk itu,’’ kata Nunun Ketika ditemui Jabarekspres.com, Kamis, (7/9).

Untuk pembelajaran kelas 4 dialihkan di ruangan samping. Untungnya kejadian itu para siswa kebanyakan sedang berada di luar kelas.

‘’Jadi tidak sampai ada korban yang serius dari para siswa dari kejadian itu,’’ kata Nunun.

Para siswa yang terluka ringan sudah diobati dan beristirahat di rumah masing-masing.

Nunung mengaku, untuk melakukan renovasi ruang kelas SDN 042 Gambir sudah mengusulkannya ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung.

Usulan tersebut sudah disetujui dan akan mendapatkan bantuan anggaran pada Septeber atau Oktober 2023 ini.

‘’Hanya saja, sebelum dilakukan renovasi, atap kelas keburu roboh,’’ kata Nunun.

Untuk diketahui berdasarkan informasi yang di kutif di halaman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) 2023, SDN Gambir terakhir mendapatkan bantuan pada 2016 lalu dengan item pekerjaan renovasi bangunan berat dan ringan.

Meski begitu, anggaran tersebut batal dieksekkusi karena harus di evaluasi ulang.

Sementara itu, Kapolsek Batununggal Kota Bandung, IPTU Sonny Rinaldi membenarkan atap ruang kelas SDN Gambir roboh dan menimpa empat orang siswa.

Beruntung runtuhnya atap kelas tersebut Ketika jam Pelajaran berakhir, jadi banyak siswa yang sedang di luar ruangan kelas.

‘’Anak-anak yang terluka di bawa ke rumah saki Muhammadiyah dan sudah diobati dan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing,’’ kata Sonny.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan