Rocky Gerung Bersiap Hadapi Panggilan Bareskrim Terkait ‘Bajingan Tolol

Rocky Gerung Bersiap Hadapi Panggilan Bareskrim Terkait 'Bajingan Tolol
Rocky Gerung, akademisi terkenal, telah mengkonfirmasi kehadirannya untuk memenuhi undangan klarifikasi dari Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penyebaran hoaks.
0 Komentar

JABAR EKSPRES Rocky Gerung, akademisi terkenal, telah mengkonfirmasi kehadirannya untuk memenuhi undangan klarifikasi dari Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penyebaran hoaks. Klarifikasi ini dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu (6/9) hari ini.

Rocky Gerung berjanji akan hadir sesuai dengan undangan klarifikasi terkait pernyataan kontroversial Presiden Joko Widodo yang menyebutnya ‘bajingan tolol’. Acara ini direncanakan akan dimulai pada pukul 10.00 WIB.

“Saya akan memenuhi panggilan dari Bareskrim. Pukul 10.00 WIB,” ujarnya dalam pesan singkat saat dikonfirmasi.

Baca Juga:Kualitas Udara Memburuk di Malaysia Akibat Karhutla RI: Kabut Asap Menyelubungi Beberapa WilayahPerkelahian Berdarah di Taiwan: 1 Orang Tewas dalam Bentrok Perguruan Silat RI

Bareskrim Polri telah memulai proses penyelidikan terhadap Rocky Gerung terkait dugaan penyebaran berita palsu atau hoaks. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, menjelaskan bahwa proses penyelidikan dimulai setelah kasus ini ditangani oleh Bareskrim Polri untuk menentukan apakah ada unsur pidana dalam pernyataan yang dilakukan oleh Rocky Gerung.

Selain itu, penyidik juga akan menganalisis video yang menjadi barang bukti dari pelapor dalam kasus ini.

“Saya memahami bahwa kasus ini telah menciptakan perpecahan di masyarakat antara pendukung dan penentang. Itu telah menimbulkan keributan yang disalahartikan sebagai kekacauan,” kata Rocky Gerung dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Jumat (4/8).

Dia melanjutkan dengan permintaan maafnya, “Saya ingin meminta maaf karena pernyataan saya telah menyebabkan perpecahan di antara kalian.”

0 Komentar