JABAR EKSPRES – Filantropis asal Jepang, Yuma Muranushi, memiliki niat untuk meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dengan mengenalkan mereka pada budaya dan sistem pendidikan Jepang.
Dalam pernyataan yang dirilis di Jakarta pada hari Senin, Yuma mengatakan bahwa meskipun tidak semua cara yang diterapkan oleh Jepang mungkin selalu benar, ia bersedia memberikan bantuan jika ada bagian tertentu yang membutuhkan perhatian.
Mengingat rata-rata usia penduduk Indonesia masih tergolong muda dan jumlah penduduknya jauh melampaui jumlah penduduk Jepang, Yuma, yang merupakan pendiri Nippon Donation Foundation, mengungkapkan harapannya bahwa semangat dan energi para pemuda Indonesia dapat digunakan bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga untuk kepentingan global.
Baca Juga:Kalsel Expo 2023 Sediakan 250 Stan untuk UMKM, Targetkan Rp10 MiliarKarawang Tekankan Gerakan Pendidikan Inklusif di Lingkungan Sekolah
Alasannya adalah bahwa ia percaya bahwa energi ini pada akhirnya akan mengalir kembali ke Indonesia. Oleh karena itu, ia akan merasa gembira jika lebih banyak warga Indonesia dapat melebarkan pandangan mereka dan memanfaatkan potensi ini untuk tujuan global.
“Sejauh ini, dengan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, kami telah memberikan dukungan bagi sekolah-sekolah di berbagai wilayah seperti Bali, Surabaya, Madura, Yogyakarta, Jakarta, Jember, dan Bogor,” jelasnya.
Kemendes PDTT telah menggariskan pendidikan berkualitas di desa sebagai salah satu tujuan utama dalam Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Guna mencapai tujuan ini, Kemendes PDTT memberdayakan pemerintah desa untuk memastikan tersedianya layanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat desa serta mempermudah akses mereka untuk memperoleh layanan pendidikan.
