JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menyebutkan bahwa generasi milenial dan generasi Z umumnya belum mau menekuni profesi petani sebagai pilihan pekerjaan utama.
Menurut Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan terdapat sejumlah alasan menyertai, misalnya pandangan bahwa menjadi petani kurang bergengsi, pekerjaannya berkotor-kotor, ketakutan gagal panen diakibatkan hama, dan butuh ketelatenan.
Sebenarnya, Hengky Kurniawan mengaku tidak berharap generasi milenial yang tertarik pada pertanian untuk menjadi petani sepenuhnya. Jika memang tidak tertarik, dia bisa memanfaatkan ilmu dasar pertanian, setidaknya untuk bertani dalam skala kecil dan memenuhi kebutuhannya sendiri.
Baca Juga:Dilalap si Jago Merah, Kantor Sementara dan Gudang Logistik di Area Pembangunan Gedung BRI Cipto Kota Cirebon Hangus TerbakarPresiden Jokowi: Bandara Kertajati Dioperasikan Penuh Oktober 2023
Namun ia mengingatkan, banyak persoalan akan muncul jika milenial tidak tertarik bertani. Tentu, yang paling besar adalah persoalan pangan, karena daerah akan kesulitan memenuhi kebutuhannya sendiri.
Selain itu, kata Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan lahan-lahan warisan petani di desa-desa, akan cenderung dijual dan beralih fungsi, jika anak-anak mereka tidak mau menjadi petani.
“Sekarang jumlahnya sedikit, di Bandung Barat hanya ada 16 orang. Akan tetapi dengan jumlah saat ini, diharapkan bisa berdampak terhadap pangan yang sehat dan pangan yang aman,” kata Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan memungkasi. (Mg5)
