JABAR EKSPRES – Meski ada kesepakatan gencatan senjata, perang saudara di Sudan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Hingga hari Sabtu (8/7), jumlah korban tewas akibat konflik ini mencapai angka yang mencengangkan: 1.133 orang.
Angka tersebut terus bertambah setelah Kementerian Kesehatan Sudan melaporkan 22 kematian tambahan akibat serangan udara di Omdurman pada Sabtu (8/7).
Saat ini, Omdurman menjadi medan pertempuran yang paling membara. Bagian barat kota ini menjadi jalur utama bagi RSF untuk mengirim pasokan senjata dan pasukan dari wilayah markas mereka, Darfur.
Baca Juga:Tragedi Kecelakaan Pesawat di Los Angeles AS Menewaskan 6 OrangWow! Inilah Spek dan Harga Terbaru Xiaomi Redmi Note 12 Series yang Bikin Kamu Tergoda!
Tentara Sudan mengincar Omdurman dengan tekad yang kuat. Pada hari Sabtu, mereka mengumumkan bahwa pasukan khusus mereka berhasil membunuh 20 “tentara pemberontak” dan menghancurkan persenjataan mereka di Omdurman.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya konflik ke negara-negara di sekitarnya yang terletak di sepanjang jalur Tanduk Afrika, Sahel, dan Laut Merah.
