Selamat Hari Bidan Nasional! Ketahui Sejarahnya di Sini!

Selamat Hari Bidan Nasional! Ketahui Sejarahnya di Sini!
Selamat Hari Bidan Nasional! Ketahui Sejarahnya di Sini! / Diskominfo Kab. Bandung
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Dalam artikel ini, kamu akan menemukan makna peringatan Hari Bidan Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 Juni.

Di tengah sorotan publik yang sering kali tertuju pada dokter dan perawat, kadang-kadang peran dan kontribusi bidan dalam perawatan kesehatan ibu dan bayi terlupakan.

Perayaan ini memberikan kesempatan bagi kita semua untuk mengapresiasi peran penting yang dimainkan oleh para bidan dalam melindungi kehidupan ibu dan anak.

Baca Juga:What to do on International Widows Day June 23rd?Tujuan Hari Janda Internasional yang Diperingati Setiap 23 Juni

Sejarah Hari Bidan Nasional

Sejarah Hari Bidan Nasional kembali ke tanggal 24 Juni 1948, ketika organisasi profesi bidan pertama di Indonesia, yaitu Persatuan Bidan Indonesia (IBI) terbentuk.

Pada hari itu, ibu-ibu bidan dari seluruh Indonesia berkumpul untuk membentuk organisasi mereka sendiri.

Tujuannya adalah memperjuangkan pengakuan dan peran yang layak bagi bidan dalam sistem kesehatan nasional.

Sejak saat itu, 24 Juni diperingati sebagai Hari Bidan Nasional, untuk menghormati komitmen dan dedikasi mereka.

Peran Bidan dalam Kehidupan

Peran bidan sangat penting dalam setiap tahap kehidupan ibu dan bayi, mulai dari kehamilan hingga kelahiran.

Mereka adalah garda terdepan dalam memberikan perawatan kesehatan ibu dan bayi. Termasuk memastikan kehamilan berjalan dengan baik, melahirkan secara aman, dan memberikan perawatan pasca persalinan yang tepat.

Bidan juga memberikan dukungan emosional dan pendidikan kepada ibu dan keluarga. Juga membantu mereka dalam menghadapi perubahan fisik dan emosional yang terjadi selama kehamilan dan setelah persalinan.

Baca Juga:What to do on Olympic Day Which Celebrated on June 23rd?Apa Saja Kegiatan di Hari Olimpiade Internasional?

Selain itu, bidan juga memiliki peran yang sangat penting dalam mengedukasi masyarakat tentang kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pencegahan penyakit menular.

Mereka sering kali menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya bagi ibu dan keluarga tentang topik-topik ini.

Hal ini bisa membantu keluarga membuat keputusan yang cerdas dan memberikan perawatan yang optimal untuk kehidupan ibu dan bayi.

Meskipun peran dan kontribusi bidan sangat penting, mereka sering kali menghadapi tantangan dalam melaksanakan tugas mereka dengan efektif

Kurangnya dukungan dan sumber daya dari sistem kesehatan, terutama di daerah terpencil, dapat menghambat upaya mereka dalam memberikan perawatan berkualitas.

Oleh karena itu, perlu adanya investasi yang lebih besar dalam pelatihan, peningkatan fasilitas kesehatan. Selain itu, tentunya membutuhkan juga pemenuhan kebutuhan bidan, agar mereka dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik.

0 Komentar