“Tidak ada kumpulan hari yang amal shaleh lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dikerjakan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” (HR. Al-Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Berikut 6 amalan yang sangat dianjurkan dilakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah:
1. Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
Puasa TArwiyah adalah puasa sunnah yang dijalankan pada tanggal 08 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjahnya.
Baca Juga:Pelaku Perampokan dan Perkosaan SPG Cibubur Hanya Diancam 12 Tahun Penjara, Netizen Geram “Harusnya Dihukum Mati atau Kebiri”Hasil Sidang Isbat Tetapkan Idul Adha 1444 H pada 29 Juni 2023, Bagaimana dengan Muhammadiyah?
Kedua puasa ini dianjurkan dilakukan bagi umat muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji di Makkah. Cara melaksanakan puasa arafah sama seperti puasa sunnah lainnya.
Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ
“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)
