Soal Rencana Pertemuan Puan Maharani dan AHY, Sekjen PDIP Pastikan Patuhi Etika Politik

Terkait rencana pertemuan Puan Maharani dengan AHY, Puan Maharani sempat diungkap oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Kolase Instagram/@puanmaharaniri dan @agusyudhoyono.
Terkait rencana pertemuan Puan Maharani dengan AHY, Puan Maharani sempat diungkap oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Kolase Instagram/@puanmaharaniri dan @agusyudhoyono.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Terkait rencana pertemuan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani dengan Ketua Umum (Ketum)Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, sempat diungkap oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sempat mengatakan bahwa Ketua DPP PDIP Puan Maharani akan bertemu dengan Ketum Partai Demokrat, AHY.

Hal tersebut ia sampaikan kepada wartawan di Tanjung Priok, Jakarta pada Sabtu, 9 Juni 2023.

Baca Juga:Bahas Rencana Pertemuan AHY-Puan Maharani, Sekjen Demokrat dan PDIP Gelar Diskusi Santai10 Rekomendasi Jajanan di Cibadak, Deretan Kuliner Bandung yang Buka hingga Malam Hari

Meskipun demikian, Hasto Kristiyanto memastikan bahwa PDIP tetap menghormat etika politik.

Terutama kepada partai politik yang telah membentuk kerja sama dengan partai lainnya.

Sebagaimana yang diketahui, Partai Demokrat telah menjalin kerja sama politik dengan Partai NasDem dan PKS.

Oleh karena itu, Hasto meluruskan bahwa komunikasi antara Puan Maharani dan AHY akan menghormati kerja sama yang telah dijalin oleh Demokrat dengan partai lainnya.

“Kami hormati. Meskipun demikian, dialog kan sesuatu hal yang penting,” kata Hasto Kristiyanto.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyebutkan nama-nama yang memiliki potensi untuk dipertimbangkan menjadi bakal calon Wakil Presiden oleh PDIP.

Sejumlah nama yang masuk untuk dipertimbangkan, kata Puan Maharani, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baca Juga:Soroti Rencana Pertemuan AHY dan Puan Maharani, Begini Reaksi DemokratTerjepit Lift, Karyawan Rumah Kost di Jakarta Pusat Alami Patah Kaki

Serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Meski situasi berpotensi mencair serta terbukanya dialog ataupun komunikasi politik, Ketua Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa Partai Demokrat tetap bersama Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres pada Pemilu Presiden 2024.

“Meski demikian, perlu dipastikan bahwa berdasar pada pertimbangan dan etika politik, sampai saat ini Demokrat tetap bersama Koalisi Perubahan, tetap bersama dengan NasDem, PKS,” lanjutnya.

0 Komentar