Penting, Panduan Rangkaian Sholat Gerhana Matahari Hybrid untuk penyelenggara

JABAR EKSPRES – Hari ini (20/4) fenomena alam luar biasa akan terjadi, yakni Gerhana Matahari Hybrid. Sehingga banyak masjid yang akan menyelenggarakan sholat Gerhana serentak. Berikut panduan pelaksanaan sholat gerhana yang bisa dijadikan contoh untuk panitia atau penyelengara di masjid.

Sholat gerhana akan dilaksanakan dengan beberapa rangkaian ibadah, seperti mengumandangkan Gema Takbir, Istighfar, Sholat Gerhana Matahari, dan Shodaqoh Gerhana Matahari.

Berikut  panduan rangkaian ibadah sholat gerhana :

08:30 wib: Mulai Mempersiapkan Pengumuman Akan Terjadi Gerhana Matahari Hybrid (Total sekaligus Cincin).

09:00 wib: Gema Sayyidul Istigfar dan Siap-siap Takbir Gerhana.

09:27 wib: Mengumandangkan Gema Takbir Gerhana (Mulai ada Objek Bulan Menutupi Matahari).

10:30 wib: Mengucapkan Asholaatu Jaami’ah (Mulai Kondisi Meredup Kegelapan).

10:35 wib: Sholat Gerhana Matahari.

11:00 wib: Khutbah Gerhana Matahari.

11:30 wib: Melanjutkan Gema Takbir hingga akhir Gerhana terbuka kembali, diiringi dengan Shodaqoh Gerhana, dilanjutkan dengan Mengumandangkan Gema Adzan Zuhur dan Sholat Zuhur.

12:00 wib: Sholat Zuhur.

12:15 wib: Memperbanyak Sayyidul Istighfar memohon Ampunan kepada Alloh dan Sesama Makhluq.

12:30 wib Lihat kembali Matahari apakah sudah terbuka bersinar.

Anjuran untuk menjalankan sholat gerhana bisa dilihat dari hadis yang diriwayatkan ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, Nabi Shallallaahu ‘alaihi wassallam bersabda:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.
(HR. Bukhari No. 1044)

Gerhana matahari total kali ini dapat dilihat di seluruh wilayah Indonesia, meski sebagian hanya bisa menyaksikan gerhana matahari cincin.

Berdasarkan Almanak Astronomi/ Kalender Hijriyah/ Kalender Hisab-Rukyat, berikut rangkaian fase Gerhana Matahari Total dan Cincin secara Global:

1) Mulai Fase Awal P1: 08:34:16 WIB.
2) Fase Umbra (Gelap): 09:36:57 WIB hingga 12:56:36 WIB.
3) Fase Akhir P4 Rangkaian Gerhana: 13:59:14 WIB.

Secara hisab dan rukyat setiap kota/kabupaten akan mengalami gerhana matahari pada waktu yang berbeda-beda.

Himbauan: “TIDAK MELIHAT GERHANA MATAHARI DENGAN MATA TELANJANG, KARENA PAPARAN SINAR MATAHARI DAPAT MEMBAKAR RETINA MATA, SEHINGGA MENYEBABKAN KEBUTAAN.”

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan