Khazanah Islam || Meneladani Kisah Ikrimah Bin Abu Jahal

JABAR EKSPRES- Ikrimah Bin Abu Jahal merupakan sosok perempuan yang semasa hidupnya di habiskan dengan membenci Rasulullah.  Namun akhirnya ia bisa menjadi seorang mujahidah yang membela islam hingga syahid.

Jika di pikir-pikir rasanya tidak mungkin Ikrimah Bin Abu Jahal mampu memeluk islam, sedangkan wanita ini hampir meghabiskan seluruh hidupnya untuk memusushi rasulullah

Bahkan saat fathul mekah tiba pun, ia tetap tidak sudi untuk menerima ajaran dan syari’at islam. Ia menentang sekeras-kerasnya bahkan belalu pergi.

Hingga ia bertobat saat pelayarannya di kepung oleh air laut yang mengamuk, gelombang yang tinggi hampir merenggut nyawanya. Sampai ia berkata ” Ya Allah jika engkau selamatkan ku hari ini, aku akan berislam dan mencintai Rasulullah”

Padahal ia hanya baru bertekad satu kali, tapi lihat bagaimana Allah memberi ampunan dan pertolongan pada Ikrimah bin Abu jahal.

Allah memberikan kesempatan kepada Ikrimah untuk tetap hidup, hingga Ikrimah bisa menjalani sisa hidupnya sebagai seorang mujahid, bahkan Allah memberikan kematian terindah di akhir hayatnya.

Begitupun degan kita, jika dipikir-pikir, rasanya kita tidak pernah pantas untuk mendapatkan seluruh kebaikan dan kenimatan yang Allah berikan. Rasanya kita baru sedikit sekali mencari hidayah dan ridhanya.

Kadang kita malas-malasan, sering menunda-nunda, sering bermain-main, atau bahkan ada moment di mana kita seolah-olah boleh melupakan Allah.

Tapi lihat, sadarkah kita ? bahwa hidayah Allah tetap datang menyapa, walau kita tak pernah sebaik yang Allah perintahkan.

Tanpa sadar kita di beri nikmat yang sangat berlimpah, kita masih di kelilingi oleh orang-orang dan hal-hal yang baik, kita masih diberi kesehatan, atau bahkan kita masih di beri kesempatan untuk hanya sekedar menikmati kehidupan.

Itulah bukti, bahwa Allah itu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Seringkali Usaha kita menuju nya teramat pelit, tapi Allah buka kan pintunya lebar-lebar agar kita mudah, ringan, dan mampu kembali padaNya dengan cara berlari.

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan