“PKL” Kolektor Uang Kuno, Bertahan Demi Hidupi Keluarga dan Anak Yatim

BANDUNG – Demi memenuhi kebutuhan keluarga, adalah salah satu alasan seorang ayah tetap gigih bekerja dengan jual-beli uang kuno. Seperti yang dilakukan Burhanuddin.

Pria yang akrab dipanggil Burhan itu adalah satu dari sekian tukang jual – beli uang kuno atau asing yang masih setia bertahan di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Bukan layaknya seorang numismatik atau kolektor uang elit yang berpakaian nyentrik atau sampai memiliki museum pribadi.

Burhan lebih nampak seperti Pedagang Kaki Lima (PKL). Karena ia biasa memajang berbagai koleksi uang itu di trotoar jalan. Bahkan sendal jepitnya sudah putus dan disambung dengan tali rafia. “Takut kena begal, saya kerja di lapangan,” tawanya.

Pria 47 tahun sudah terpikat dengan uang kuno sejak 1993. Warga Margahayu Kabupaten Bandung itu memulai jual beli uang tersebut sekitar tahun 2000.

Bukan tanpa alasan, Burhan sebelumnya¬† adalah seorang karyawan dengan keterampilan autocad. Tapi karena sebuah persoalan ia terpaksa diberhentikan dari pekerjaannya. “Banting setir, jadi jual beli uang kuno,” jelasnya.

Jual Beli Uang Kuno Banyak Kian Sepi

 

Burhan menceritakan, jual beli uang kuno kini sudah tidak seramai dulu. Beberapa rekanya sesama kolektor juga sudah banyak yang ganti pekerjaan.

Sekarang kegiatan itu juga kalah dengan penjualan secara daring. “Dulu di jalan ini (Asia Afrika.red) ada 20an orang. Sekarang paling sisa 5 orang,” sebutnya.

Burhan juga sempat tidak mendapatkan rupiah dari usahanya beberapa minggu di awal tahun ini. Burhan juga sempat kebingungan saat salah satu anaknya meminta uang untuk biaya sekolah. “Saya bingung. Tapi saya tetap harus kerja. Ini yang saya mampu,” ucapnya dengan terbata – bata karena menahan air mata.

Burhan memiliki lima anak kandung. Selain itu dengan kondisi ekonominya yang sedemikian rupa, Ia juga tetap rela hati membantu kebutuhan anak yatim maupun piatu di lingkungannya. “Cari berkahnya,” tuturnya.

Dari sekitar 30 tahun berkecimpung di dunia uang kuno, Burhan pernah memiliki ribuan koleksi uang kuno. Tapi uang – uang itu juga dijual jika ada kolektor yang berminat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan