Kunci Jawaban Soal TOEFL Lengkap dengan Pembahasan Terbaru 2023

Editor:

JABAR EKSPRES – Sebelum membahas kunci jawaban soal TOEFL dan pembahasannya secara lengkap, TOEFL atau Test of English as a Foreign Language adalah ujian kemampuan berbahasa Inggris yang biasanya diperlukan untuk mendaftar masuk ke universitas di Amerika Serikat atau negara-negara lain di dunia.

Tes ini hanya diperuntukan khusus untuk bukan penutur asli bahasa Inggris. Saat ini banyak yang mencari kunci jawaban soal TOEFL gratis di internet lengkap dengan pembahasannya.

Kunci jawaban TOEFL bisa berbeda-beda sesuai paket soal yang diberikan. Ketika ingin mengambil tes TOEFL, alangkah baiknya kita memperkaya diri dengan banyak menghafal kosa kata bahasa Inggris.

Menurut Educational Testing Service (ETS), tes TOEFL diselenggarakan dalam dua format, yaitu tes internet-based test (iBT) dan paper-based test (PBT).

TOEFL iBT adalah tes komputer dengan waktu empat jam yang terdiri dari membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis. Skor TOEFL iBT berkisar antara 0 hingga 120. TOEFL PBT adalah versi lama dari TOEFL iBT dan hanya tersedia di negara-negara tertentu. Jenis tes ini mengevaluasi aspek mendengarkan, struktur dan membaca. Skor TOEFL PBT berkisar antara 0 hingga 677.

Nilai hasil ujian TOEFL PBT paling minimum berada di skor 310 sampai maksimum 677, sedangkan TOEFL iBT berada di rentang 0-120.

Bagi yang belum lulus pada ujian pertama, kamu bisa melakukan ujian TOEFL ulang untuk memperbaiki skor yang kurang.

Kunci Jawaban Soal TOEFL dan Pembahasannya

Berikut adalah kumpulan contoh soal dan kunci jawaban TOEFL lengkap dengan pembahasannya yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

Contoh soal TOEFL Structure

  1. _____ the demands of aerospace, medicine, and agriculture, engineers are creating exotic new metallic substances.

(A) Meet

(B) Being met are

(C) To meet

(D) They are meeting

  1. _______ James A. Bland, “Carry Me Back to Old Virginny” was adopted as the state song of Virginia in 1940.

(A) Was written by

(B) His writing was

(C) He wrote the

(D) Written by

  1. Mary Garden, ______ the early 1900’s was considered one of the best singing actresses of her time.

(A) a soprano was popular

(B) in a popular soprano

(C) was a popular soprano

(D) a popular soprano in

  1. In the realm of psychological theory Margaret F. Washburn was a dualist _____ that motor phenomena have an essential role in psychology.

(A) who she believed

(B) who believed

(C) believed

(D) who did she believe

Kunci jawaban soal TOEFL Structure

Jawaban Contoh Soal TOEFL Structure

  1. Jawab: (C) To meet

Keyword: the demands of aerospace

Pembahasan: Pola infinitive phrase = to infinitive + object of to infinitive. Kalimat tersebut menyatakan tujuan atau maksud, maka membutuhkan to infinitive phrase. Sehingga pilihan phrase yang tepat untuk mengisi rumpang tersebut adalah to meet.

  1. Jawab: (D) Written by

Keyword: James A. Bland

Pembahasan: Kalimat di atas membutuhkan adjective phrase untuk menerangkan kata benda “Carry Me Back to Old Virginny”. Frasa ajektif yang paling tepat adalah Written by. Mengapa disebut frasa ajektif, karena past participle (v3) yang tidak ditemani bentuk be atau have adalah sebuah adjektif.

  1. Jawab: (D) a popular soprano in

Keyword: Mary Garden

Pembahasan: Kalimat pada soal membutuhkan appositive phrase. Mary Garden dan appositive phrase (a popular soprano) memiliki makna yang sama. Maka Jawaban yang tepat adalah a popular soprano in.

  1. Jawab: (B) Who believed

Keyword: a dualist

Pembahasan: Pola adjective clause : (Conj. + S + V). Untuk menerangkan kata benda a dualist maka klausa yang tepat adalah who believed.

Contoh soal TOEFL Reading Comprehension

The cabildo, which is Spanish for “municipal council,” was the fundamental unit of local government in colonial Spanish America. Following a tradition going back to the Romans, the Spanish considered the city to be of paramount importance, with the surrounding countryside directly subordinate to it. In local affairs, each municipality in Hispanic America was governed by its cabildo, or council, in a manner reminiscent of Castilian towns in the late Middle Ages. A council’s members and magistrates, together with the local judge appointed by the king, enjoyed considerable prestige and power. The size of a council varied but was always small. The cabildos of important cities, such as Lima and Mexico, had about 12 members. The cabildo was in charge of all ordinary aspects of municipal government—e.g., policing, sanitation, taxation, the supervision of building, price and wage regulation, and the administration of justice. To assist them in these responsibilities, the city councilors appointed various officials, such as tax collectors, inspectors of weights and measures and the markets, and peace officers. In spite of royal decrees to promote honest and efficient city government, the cabildos were often corrupt and rapacious. By the mid-sixteenth century, appointments to cabildos were ordinarily made by the Spanish crown and sometimes became hereditary. Occasionally, the propertied class in a city elected some of the councilors. Sometimes citizens were asked to attend an open town meeting on important matters. Such open meetings became very important to the movement for the independence of Hispanic America in the early nineteenth century.

  1. Which choice does the word “paramount” as used in line 6 refer to?

(a) Fundamental

(b) Government

(c) Tradition

(d) Surrounding

  1. Where was the cabildo used as a form of government?

(a) In Roman colonies


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *