LD PBNU Rekomendasikan Larang Paham Wahabi di Indonesia

FAHAM WAHABI: Ketua Komisi Rekomendasi Rakernas IX LD PBNU KH Ahmad Nurul Huda saat membacakan poin-poin rekomendasi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada Rabu (26/10/2022). (NU Online)
FAHAM WAHABI: Ketua Komisi Rekomendasi Rakernas IX LD PBNU KH Ahmad Nurul Huda saat membacakan poin-poin rekomendasi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada Rabu (26/10/2022). (NU Online)
0 Komentar

“Jika hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan terjadi gesekan sosial, saling fitnah yang berakibat pada perpecahan, konflik sosial, munculnya kelompok yang menolak Pancasila dan NKRI, serta potensi kekerasan dan terorisme,” bunyi rekomendasi LD PBNU.

Menteri Agama RI periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin, menilai bahwa dialog merupakan teladan Rasulullah SAW dalam menyikapi mereka yang berseberangan dengan kita.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @lukmansaifuddin, merespon rekomendasi LD PBNU yang meminta agar negara melarang pesebaran paham Wahabi di Indonesia. “Sebaiknya diayomi, dirangkul, dan didampingi saja…”

Baca Juga:PPNI Jabar Tolak UU Keperawatan ke Metode Omnibus LawOno Surono: Peringatan Hari Sumpah Pemuda Jadi Momentum Komitmen Bangsa Perkuat Fungsi Pemuda

“Pendekatan agama itu mengajak, merangkul, dan mengayomi, justru kepada mereka yang dinilai melanggar ajarannya, bukan memberangus mereka,” cuit salah satu promotor gerakan moderasi beragama ini. (islami.co)

0 Komentar