Produski Lensa Tanam Katarak dan Glukoma Implan sudah memiliki standar ISO dan sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Lensa Tanam Katarak sendiri merupakan lensa buatan untuk menggantikan lensa bagi penderita katarak.
‘’Jadi saat kena katarak maka lensa mata akan dibuang dan lensa ini akan ditanam dimata, dan ini dinamakan Intra Ocular Lens,’’ucap Mukdaya.
Baca Juga:Desa Bojong Barat Purwakarta Siap Ikuti Desa DigitalAirlangga Hartarto Instruksikan Seluruh Kader KIB Mulai Bergerak!
Katarak sebetulnya bisa disembuhkan dengan jalan melakukan operasi. Akan tetapi dengan menggunakan Lensa Tanam Katarak bisa menjadi lebih simple dan efisien.
Selain itu, pihaknya juga berkerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) untuk memproduksi Glukoma Implan yang digunakan untuk operasi.
Namun perbedaannya dengan Lensa Tanam Katarak masih bisa disembuhkan, sedangkan Glukoma tidak bisa disembuhkan. Sebab, jika menderita penyakit mat aini maka tekanan bola mata akan merusak syaraf mata.
‘’Jadi sebelum syarafnya rusak harus di operasi dengan dilakukan penanaman Implan Gukoma,’’ cetus dia.
Produk ini berhasil diciptakan dengan nama Virna Glukoma Implan By Rohto yang dapat menekan biaya. Sebab, selama ini Glukoma Implan masih didatangkan dari luar negeri.
‘’Kalau produk impor Glukoma Implan itu harganya 500 dolar tapi dengan diproduski sendiri dapat menekan biaya sekitar 200 dolar atau 55 sampai 60 persen lebih murah,’’ujarnya.
‘’Keberhasilan ini diharapkan bisa membantu jumlah buta akibat katarak karena terjadi glukoma di Indonesia,’’ tambahnya lagi. (yan).
