Terjadi Panic Buying, Pemkot Bandung Tegaskan Pembelian BBM Masih Normal

Editor:

Jabarekspres.com, Bandung – Penerapan aplikasi MyPertamina untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar berimbas pada antrean panjang. Pasalnya, terjadi panic buying pada pra pendaftaran aplikasi MyPertamina di H-2 (29 Juli dan 30 Juni).

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Elly Wasliah juga menegaskan satu Juli merupakan tahap awal pendaftaran MyPertamina, hingga saat ini, belum ada kabar pasti kapan MyPertamina akan secara efektif digunakan.

“Jadi perlu kami sampaikan bahwa ada kesimpangsiuran di lapangan, bahwa 1 Juli ini bukan dimulai diberlakukannya pembelian Pertalite atau Bio solar dengan aplikasi ini. Itu bukan. Tapi sekarang itu mulai pendaftaran. Jadi kalau sekarang warga Kota Bandung mau beli Pertalite atau solar ke SPBU, itu masih normal,” ujarnya kepada wartawan di Trans Studio Bandung, Jumat (1/7).

Dia juga menjelaskan bahwa setiap warga yang akan mendaftar MyPertamina tidak perlu mengunduh aplikasi, melainkan hanya perlu mendaftar di website Pertamina, https://subsiditepat.mypertamina.id/. Elly juga menambahkan bahwa setiap warga yang telah mendaftar tidak harus menunjukkan QR melalui aplikasi.

“Bukan berarti nanti warga harus membawa HP dan memperlihatkan QR-nya, karena, kan, memang dilarang menggunakan HP di area SPBU, ya. Jadi hanya scan barcode saja, dan ini (QR) bisa dicetak,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.