Irit Bensin Saat Arus Balik Lebaran, Lakukan Ini

Ilustrasi: Arus balik. (FOTO: MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
Ilustrasi: Arus balik. (FOTO: MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
0 Komentar

Jabarekspres.com – Puluhan ribu kendaraan diperkirakan akan kembali menuju tempat perantauan. Puncak arus balik lebaran 2022 diperkirakan akan berlangsung pada Sabtu (7/5) hingga Senin (9/5).

Kondisi jalan pada arus balik lebaran 2022 yang diprediksi akan menimbulkan kepadatan, pengemudi sebaiknya mengetahui cara hemat bakar atau bensin.

Menghemat bensin dapat meminimalisir pengeluaran pengemudi sekaligus meminimalisir kemungkinan kehabisan bensin di tengah perjalanan.

Baca Juga:Syarikat Islam Jabar Nilai Dua Sosok Ini Cocok Pimpin Indonesia 2024 NantiSatu Keluarga Pemudik Dari Bekasi Tewas Tertabrak Truk Pertamina

Berikut ini tips mengemudi hemat bensin yang bisa diterapkan saat melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2022 yang dikutip dari laman AUTO2000.

1. Kurangi rem mendadak

Kurangi kebiasaan rem mendadak, sebab manuver tersebut dapat memicu konsumsi bahan bakar lebih banyak lantaran kecepatan mobil berkurang secara drastis dan memerlukan energi besar untuk kembali bergerak. Jika hal ini berulang terus-menerus maka konsumsi BBM akan boros.

2. Tidak melakukan akselerasi spontan

Akselerasi spontan selain dapat membuat bahan bakar terbuang percuma, juga membuat boros ban.

Boros bahan bakar akibat akselerasi spontan atau mendadak bisa terjadi baik di mobil bertransmisi manual maupun matic. Upayakan untuk selalu perlahan dalam menekan pedal gas agar bahan bakat efisien dikonsumsi mesin.

3. Berangkat lebih awal

Sadar atau tidak, dengan berangkat lebih awal dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Sebab dengan berangkat lebih awal, pengemudi tak perlu tergesa-gesa atau memacu kendaraan lebih cepat.

Konsumsi bahan bakar dapat lebih efisien lantaran kecepatan yang diraih cenderung lebih rendah dan konstan karena tidak terburu-buru.

4. Tidak mengemudi agresif

Gaya mengemudi agresif sangat sulit untuk menciptakan kehematan bahan bakar. Bahkan gaya mengemudi seperti itu juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas lebih tinggi.

5. Jaga jarak dengan kendaraan di depan

Baca Juga:Jalan Terowongan Lingkar Nagreg Ramai Lancar pada Arus Balik H+6 LebaranOknum Polwan Digrebek Suami Sendiri Saat Ngamar dengan Pendeta

Jaga jarak penting dilakukan untuk menghindari terjadinya rem mendadak. Dengan menjaga jarak, pengemudi hanya perlu melepas gas perlahan dan memanfaatkan engine brake saat kendaraan di depan melambat. (antara/bbs)

0 Komentar