BANDUNG – Budayawan Sunda, Budi Setiawan Garda Pandawa atau biasa disebut Budi Dalton menyayangkan adanya sikap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi tiga Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan yang dinilai telah membuat sakit hati masyarakat Jawa Barat khususnya suku Sunda.
Ia menilai, tindakan yang dilakukan oleh Arteria Dahlan ini tidak pantas dilakukan oleh anggota dewan.
“Kalau sampai terjadi bahwa yang dicita-citakan pak Artaria ini memang sudah membuat kegaduhan khususnya masyarakat Sunda. Kalau ada sebuah tindakan yang tegas ini akan menjadi sebuah contoh yang baik untuk temen-temen di Dewan lainya agar lebih hati-hati untuk berbicara,” ucapnya saat ditemui di Jl. Garut, Kota Bandung, Rabu (19/1).
Budi juga mengatakan, sangat wajar jika masyarakat Jawa barat khususnya suku Sunda menilai, apa yang sudah dilakukan Arteria Dahlan disebut lebih kejam dari serangan Covid-19.
“Jadi dalam kondisi bangsa kita seperti ini memang wajar tiba-tiba muncul anekdot Arteria lebih kejam daripada Covid-19. Dan itu sangat wajar saya pikir, termasuk seperti di Tamansari tadi saya lihat ada sebuah poster pak Arteria musuh orang Sunda ini sudah ramai di mana-mana,” ujarnya
Sehingga ia berharap, bagi tokoh-tokoh masyarakat Sunda bisa lebih beradab lagi dalam menyampaikan apapun.
Selain itu, Budi juga mengatakan bahwa ada dua sikap yang disayangkan oleh dirinya terkait dengan pernyataan Arteria Dahlan. Dimana kata dia, satu diantaranya berkaitan dengan anggota Dewan.
“Dua dari saya, satu berkaitan dengan beliau (Arteria Dahlan) sebagai anggota Dewan, kedua kita sebagai masyarakat sebetulnya mengenal kepartaian beliau yaitu partai yang sosoknya memperjuangkan keberagaman ini sangat kontradiktif,” ucapnya
“Jadi menurut saya, ada dua yang bisa kita lihat dan dua yang dia langgar juga sebagai kaidah, sebagai anggota dewan apalagi diback up oleh sebuah partai yang mengusung keberagaman,” tutupnya (Mg4).