BANGKOK – Media Thailand menulis ulasan tentang Timnas Indonesia usai pertandingan final leg 1 Rabu malam (29/12).
Bangkok Post menyebut, Tim Indonesia kurang pengalaman, lantaran berisi skuad muda. Sehingga kesulitan bangkit.
“Tim Thailand asuhan Mano Polking, yang ingin menambah rekor lima gelar mereka, mendominasi sepanjang pertandingan sebagai tim Indonesia yang masih muda dan tidak berpengalaman berjuang setelah pembukaan awal Chanathip.
Baca Juga:Program Pelatihan Kerja dan Magang “BRI Sahabat Disabilitas”, Dorong Penyandang Disabilitas Terus BerkaryaLSM BAN Dukung PLT Wali Kota Evaluasi Sekda Bandung
Mereka menyebut, peforma Tim Gajah Perang berhasil merusak Indonesia. Sehingga Tim Merah Putih tidak berdaya dalam leg 1 yang digelar di National Stadium Singapura.
Secara khusus mereka memberikan sanjungan kepada Kapten Tim Chanathip Songkrasin yang menjebol dua gol ke gawang Nadeo Argawinata.
“Performa yang merusak dari Chanatip Songkrasin,” tulis Media Thailand, Bangkok Post yang dilansir radarcirebon.
Dalam pemberitaan disebutkan, gol tercepat dalam sejarah pertandingan level Asia Tenggara itu, membuat Indonesia dalam tekanan sepanjang laga.
Gol pembuka menit kedua Chanathip adalah gol tercepat yang dicetak di final kompetisi regional.
Menurut mereka, Tim Thailand asuhan Mano Polking, kini selangkah lagi menambah rekor lima gelar.
Disebutkan juga, Thailand mendominasi sepanjang pertandingan melawan tim Indonesia yang masih muda dan tidak berpengalaman. (yud)
Baca Juga:Dinkes Depok Tekankan Pencegahan Stunting Butuh KolaborasiMinimnya CCTV di Persimpangan Jalan Kabupaten Bandung
BANGKOK – Media Thailand menulis ulasan tentang Timnas Indonesia usai pertandingan final leg 1 Rabu malam (29/12).
Bangkok Post menyebut, Tim Indonesia kurang pengalaman, lantaran berisi skuad muda. Sehingga kesulitan bangkit.
“Tim Thailand asuhan Mano Polking, yang ingin menambah rekor lima gelar mereka, mendominasi sepanjang pertandingan sebagai tim Indonesia yang masih muda dan tidak berpengalaman berjuang setelah pembukaan awal Chanathip.
Mereka menyebut, peforma Tim Gajah Perang berhasil merusak Indonesia. Sehingga Tim Merah Putih tidak berdaya dalam leg 1 yang digelar di National Stadium Singapura.
Secara khusus mereka memberikan sanjungan kepada Kapten Tim Chanathip Songkrasin yang menjebol dua gol ke gawang Nadeo Argawinata.
“Performa yang merusak dari Chanatip Songkrasin,” tulis Media Thailand, Bangkok Post yang dilansir radarcirebon.
Dalam pemberitaan disebutkan, gol tercepat dalam sejarah pertandingan level Asia Tenggara itu, membuat Indonesia dalam tekanan sepanjang laga.
