Kompak! Mbappe dan Lewandowski Tolak Piala Dunia 2 Tahunan

Kylian Mbappe turut menolak gagasan Piala Dunia 2 tahunan. (@FrenchTeam/Twitter)
Kylian Mbappe turut menolak gagasan Piala Dunia 2 tahunan. (@FrenchTeam/Twitter)
0 Komentar

GAGASAN Piala Dunia 2 tahunan secara kompak ditolak Kylian Mbappe dan Robert Lewandowski. Keduanya merasa keberatan.

Mereka beranggapan bahwa Piala Dunia 2 tahunan bakal menguras stamina para pemain sepak bola. Sebab pemain dipaksa banyak bermain di turnamen besar dengan waktu yang terbilang singkat.

Maka, sang penyerang timnas Prancis dan Polandia tersebut satu suara menolak gagasan Piala Dunia 2 tahunan itu

Baca Juga:Buruh Desak Ridwan Kamil Revisi Kepgub Soal UMP 2022Airlangga Hartarto Harus Dikenal Masyarakat Jabar, Bukan Kampanye Hitam

Dilansir dari ANTARA, gagasan Piala Dunia 2 tahunan terus mengemuka saat Presiden FIFA Gianni Infantino mencoba untuk mencari dukungan dari federasi nasional dan dia mengatakan peralihan itu akan menghasilkan tambahan dana senilai 4,4 miliar dolar AS bagi organisasi dunia tersebut.

Namun, proposal tersebut mendapat tentangan keras UEFA (Eropa) dan CONMEBOL (Amerika Selatan) dimana Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengancam akan memboikot turnamen.

“Saya bukan siapa-siapa untuk mengatakan apakah itu ide yang baik atau buruk, tetapi pendapat saya adalah Piala Dunia adalah Piala Dunia – itu hal yang istimewa karena diselenggarakan setiap empat tahun,” kata juara Piala Dunia 2018 Mbappe di Globe Soccer Awards, Senin (27/12).

“Kami memainkan lebih dari 60 pertandingan dalam setahun. Anda sudah punya Euro, Piala Dunia, sekarang Nations League – ada begitu banyak kompetisi. Kami senang bermain tetapi ketika itu terlalu banyak menjadi tidak baik. Kami harus pulih dan memiliki waktu pula untuk bersantai.”

“Jika orang ingin melihat kualitas dalam permainan, emosi, melihat apa yang membuat sepak bola itu indah, saya pikir kita harus menghormati kesehatan para pemain.”

Sementara itu Lewandowski mengatakan dirinya “bukan penggemar” gagasan bermain Piala Dunia setiap dua tahun dengan alasan beban kerja para pemain.

“Kami memiliki begitu banyak pertandingan setiap tahun, begitu banyak minggu yang sulit, tidak hanya pertandingan tetapi juga persiapan untuk musim, persiapan untuk turnamen besar,” kata striker Bayern Muenchen itu.

Baca Juga:Hujan di Kudus Sebabkan Longsor, 2 Rumah Warga RusakKatar Serua Susun Persiapan Program untuk Tahun 2022

“Jika Anda ingin menawarkan sesuatu yang istimewa, sesuatu yang berbeda, kami juga perlu istirahat.”

“Jika mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun, maka waktu dan kualitas di mana para pemain sepak bola bermain di level tinggi akan turun… Itu tidak mungkin secara fisik dan mental.” demikian Reuters. (ant/zar)

0 Komentar