“Jadi ini merupakan bagian dari rencana masterplan revitalisasi Gasibu sampai Monju. Jadi bukan kegiatan yang berdiri sendiri tapi ini masterplan yang kita cicil. Tadinya mau sekaligus tapi karena keterbatasan anggaran, tentunya kita hadir secukupnya seperti ini. Jadi ini bukan hal baru, ini adalah sebagian dari rencana jangka panjang,” tutur Ridwan Kamil.
Salah satu bentuk revitalisasinya, kata Ridwan Kamil, adalah renovasi monumen. Dapat dikatakan revitalisasi tidak memerlukan izin mendirikan bangunan. Kemudian revitalisasi ini pun dari sisi anggaran tidak ada duplikasi anggaran.
“Anggaran pertama dari APBD, kemudian ada ornamen untuk mengingat pahlawan Covid-19 itu dananya dari pihak ketiga. Jadi sudah sesuai aturan, sehingga tidak ada alasan semangat menghargai pahlawan ini dijadikan polemik dan sebenarnya tidak perlu,” ucap Ridwan Kamil.
Baca Juga:Jabar Berkomitmen Hadirkan Keadilan bagi Penyandang DisabilitasMenko Airlangga Ajak Kadin Indonesia Manfaatkan Momentum Presidensi G20 Untuk Tingkatkan Investasi
Ditegaskan Ridwan Kamil, yang harus digarisbawahi adalah semangat bersatu dengan menghargai mereka yang telah berjasa. Pemda Provinsi Jabar berinisiatif membangun monumen yang didedikasikan kepada para tenaga kesehatan, ASN dan masyarakat lainnya yang gugur dalam penanganan wabah Covid-19.
“Berkaitan dengan hal tersebut kami berharap Bapak Wakil Presiden dapat berkenan meresmikan Monumen Pahlawan Covid -19 Jawa Barat pada Sabtu, 4 Desember 2021,” sebut Ridwan Kamil.
Untuk diketahui, Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat merupakan cara Pemda Provinsi Jabar menghargai perjuangan para tenaga kesehatan, relawan dan ASN yang terlibat dalam penanganan pandemi.
Selain itu, melalui monumen masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut diajak untuk sama-sama merenungkan dan terus berupaya meminimalisasi kasus COVID-19 di Jabar.
Dalam monumen tersebut terdapat nama-nama para tenaga kesehatan, relawan maupun ASN yang terlibat dalam penanganan COVID-19 di Jabar yang dipahat di dua sisi kiri dan kanan gerbang monumen. (mg2/red)
