oleh

Polemik! Pengadaan Ratusan Motor untuk Desa Tak Libatkan DPRD

SOREANG – Belum lama ini sebanyak 270 kepala desa se-Kabupaten Bandung mendapatkan motor. Hal tersebut menjadi polemik, pasalnya pengadaan ratusan motor tidak melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bandung.

Sekretaris komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Tedi Surahman mengatakan sumber dana untuk pengadaan ratusan motor itu berasal dari dana perimbangan sebesar Rp94 juta.

Menurutnya, dana perimbangan bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan untuk meningkatkan pelayanan desa kepada masyarakat.

“Sebetulnya apabila dilihat dari dana perimbangan sendiri, tidak ada persoalan karena salah satunya untuk meningkatkan pelayanan desa kepada masyarakat,” katanya saat dihubungi melalui telephone seluler, Kamis (2/12).

Namun, lanjut Tedi, yang menjadi pertanyaan dalam pengadaan ratusan motor untuk desa se-Kabupaten tersebut, adalah terkait mekanisme pengadaan.

Tedy menuturkan, dalam proses pengadaan yang jumlahnya cukup banyak, apalagi jumlahnya 270 motor, maka harus melalui proses lelang.

“Yang saya tanyakan terkait mekanisme pengadaan, karena mekanisme pengadaan itu harus ada aturannya, tidak asal tunjuk. Karena jumlah pembelian motor banyak maka harus lelang, satu motor itu harganya Rp34 (juta), jadi kalau ditotalkan Rp8 miliar, karena uangnya tidak sedikit maka harusnya di lelang, tidak bisa penunjukan langsung,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga