KABUPATEN TASIKMALAYA – Dua rumah di Kampung Sirnasari RT 001 RW 002 Desa Cikubang Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya hancur terseret longsor di Sungai Citerus, Selasa (16/11) sekitar pukul 10.00 WIB.
Pelaksana Tugas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Irwan membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan dua rumah yang hancur tersebut milik Udung (55) dan Erok (75). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
”Keluarga Udung sebanyak lima orang dan Erok yang tinggal sendirian saat ini diungsikan ke lokasi yang aman,” paparnya.
Baca Juga:Pameran Seni Bertema Grup K-Pop BTS Ada di Plaza IndonesiaAhmad Zain An-Najah, Pengurus MUI yang Ditangkap Densus 88 Dinonaktifkan
Irwan menerangkan, sebelumnya pada Rabu (3/11/2021) di lokasi tersebut pernah terjadi tanah longsor. Nah, Selasa (16/11) saat hujan deras, batu besar yang terbawa longsor jatuh ke sungai.
”Jadi, aliran air sungainya terhalang batu dan material longsor. Sehingga berbelok ke dua rumah warga,” terangnya.
Dia menambahkan, lebar tanah yang longsor 20 meter. Tinggi 6 meter. Penyempitan sungai akibat material longsoran menutup sungai sekitar 3 meter.
”Kebutuhan darurat di lokasi ini adalah memperlebar jalan air dengan menghancurkan batu dan dibuat beronjong untuk menahan abrasi,” tambahnya.
Di lokasi lain, jelas dia, terjadi hal serupa. Namun tidak sampai menggerus rumah warga. Hanya saja material longsor menutup aliran air Sungai Cidahu di RT 003 RW 009 Desa Mekarwangi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya.
”Hari ini kita sedang melakukan evakuasi material longsor yang menutup saluran air menggunakan alat berat.(Rezza Rizaldi / Radartasik.com)
