oleh

Kawasan Punclut ‘Absen’ PAD, Begini Penjelasan Dewan

BANDUNG BARAT – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebutkan, keberadaan sejumlah tempat kuliner yang berada di Kawasan Punclut belum bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) meskipun wilayahnya masuk KBB.

Hal tersebut karena hingga saat ini sejumlah tempat kuliner yang ada di Kawasan Punclut itu disebut belum mengantongi izin. Untuk itu Pemda KBB diminta untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Kalau weekend berapa ribu orang yang datang ke tempat kuliner di Punclut. Tapi itu tidak bisa menghasilkan PAD karena mereka tidak melakukan perizinan, ujar Ketua Komisi I DPRD KBB Wendi Sukmajaya, Kamis (10/6).

Baca Juga:  Tak Layak Pakai, Sarana dan Prasarana Uji KIR di KBB

“Kalaupun ada retribusi itu hanya masuk ke desa, tidak masuk PAD,” tambahnya.

Atas hal tersebut, pihaknya menyarankan agar Pemda KBB untuk segera menyelesaikan masalah ini agar keberadaan sejumlah tempat kuliner di Kawasan Punclut bisa menambah PAD bagi KBB.

“Saya menyarankan ke pak Plt Bupati, pak Hengky untuk meminta diskresi lah, khusus wilayah Punclut ini supaya tempat-tempat kuliner ini diberi izin usaha agar bisa menjadi PAD bagi Bandung Barat, selama ini kan belum ada,” katanya.

Baca Juga:  Capai 94 Persen, BOR di Kabupaten Bandung Barat

Menurutnya, upaya itu harus segera dilakukan oleh Pemkab Bandung Barat karena wilayah Punclut ini masuk wilayah KBB, tetapi untuk PAD-nya hingga saat tidak masuk ke KBB.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga