Banjir Rob Datang Lagi Warga Ketakutan

Banjir Rob Datang Lagi Warga Ketakutan
SOROT: Sejumlah wilayah di pesisir utara Kabupaten Karawang, kem­bali diterjang banjir rob, kemarin (16/11). Meskipun kerusakan yang ditimbulkan tidak separah banjir rob sebelumnya, namun, warga yang terdampak mengaku takut dan masih mengalami trauma. (WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES)
0 Komentar

Tak hanya itu, lanjut Saglak, sejumlah rumah warga dan warung-warung pinggir pantai juga men­galami kerusakan yang cukup parah. Bahkan, se­jumlah bangunan ambruk di hantam ombak besar.

“Situasinya akan semakin parah, kalau sampai air laut masuk ke lahan sawah warga yang sudah selesai tanam,” kata dia.

Saglak bilang, di sepanjang bibir Pantai Tanjungbaru. Terdapat 200 hektare lahan sawah milik warga yang su­dah tumbuh biji padi. Jika air laut merangsek masuk ke dalam. Ia khawatir, kerugian warga Desa Pasirjaya akan sama seperti banjir rob yang sebelumnya.

Baca Juga:Perintah Terbaru Jenderal Idham Azis: Tegakkan Hukum Secara TegasRangkul Milenial Jadi Agen Sosialisasi

“Kalau yang sudah ter­dampak itu 30 hektare lebih. Kondisinya masih aman, karena bisa di dorong air irigasi yang juga melimpah,” ujar Saglak.

“Tapi kalau semakin parah, kami khawatir menyebar ke sawah lain. Dan kerugian­nya akan menjadi semakin besar,” tandasnya.

Pantauan KBE di sejumlah wilayah pesisir di Karawang, mulai dari Pantai Tanjung Pakis hingga Muara Cilama­ya. Seluruhnya mengalami kondisi serupa. Hanya saja, letak geografis dan kondi­si wilayah yang berbeda. Membuat dampak yang dit­imbulkan pun juga berbeda.

Sampai berita ini di tulis, sejumlah warga di wilayah pesisir Karawang melapor­kan. Banjir rob sudah be­rangsur surut. Namun, di beberapa tempat. Banjir air rob masih tinggi, bahkan ada yang sudah masuk ke rumah warga. (wyd/mhs)

0 Komentar