BST Dilanjut Januari-Juni 2021, Sasar 10 Juta Keluarga

Buat anak Yatim, Lansia dan Penyandang Disabilitas, Desember ini, Kementerian Sosial (Kemensos), segera menyalurkan Bantuan Lansung Tunai
Buat anak Yatim, Lansia dan Penyandang Disabilitas, Desember ini, Kementerian Sosial (Kemensos), segera menyalurkan Bantuan Lansung Tunai
0 Komentar

Pada gelombang kedua, masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan senilai Rp300.000 per bulan. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan nilai bantuan pada gelombang pertama yang senilai Rp600.000 per bulan.

“Gelombang kedua BST yang diberikan sebesar Rp 300 ribu per bulan. Sasarannya adalah orang miskin, rentan, dan terdampak COVID-19. Total ada 9 juta penerima, tidak termasuk DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan,” ujar Asep.

Disebutkannya, data KPM diperoleh berdasarkan Data Terpadu kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diberikan oleh masing-masing bupati dan wali kota.

Baca Juga:Buruh Ancam Mogok NasionalJokowi: Oktober Indonesia Resesi

“Penerima BST adalah yang bukan penerima PKH dan BPNT atau sembako. Kami menyasar yang di luar itu,” tambahnya.

Ditambahkannya data keluarga penerima manfaat BST tersebut juga bersifat dinamis. Pihaknya masih memberikan ruang kepada bupati dan wali kota untuk melakukan revisi data.

“Kami juga berkoordinasi dengan lintas kementerian terkait data ini,” lanjutnya.

Untuk BST Oktober-Desember, Kemensos memperoleh amanah sebanyak 141.297 KPM yang diperoleh dari Kementerian Desa.

“Kemudian ada dari beberapa kementerian lain,” ungkapnya.

Sedangkan proses penyaluran dikatakannya, Kemensos menggandeng PT Pos Indonesia.

“PT Pos punya strategi penyaluran yang solutif dan menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). PT Pos juga melakukan jemput bola dengan mendatangi KPM yang tidak bisa datang ke Kantor Pos,” katanya.(gw/fin)

Laman:

1 2
Tag:  
0 Komentar