oleh

Pemkot Bandung dan Kejari Kerjasama Tuntaskan Masalah Aset

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung sepakat menjalin kerjasama. Lewat kerjasama ini, Kejari akan memberikan pendampingan hukum terkait urusan keperdataan dan tata usaha negara. Di antaranya menyangkut persoalan aset milik Pemkot Bandung.

Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Kepala Kajari Bandung, Mohamad Iwa Suwia Pribawa di Kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta, Rabu, 30 September 2020.

Baca Juga:  Soal Tipping Fee TPPAS Legok Nangka ke Pemprov Jabar, Pemkot Bandung Harapkan Ini

”Saya berharap dengan adanya kerjasama ini, urusan perdata Pemerintah Kota Bandung bisa semakin bagus. Utamanya dalam mengamankan aset-aset di Kota Bandung,” ucap Oded.

Dia mengungkapkan, aset milik Pemkot Bandung khususnya lahan terdata sampai ribuan bidang. Dia mengakui, tidak menutup kemungkinan beberapa di antaranya ada yang belum tuntas.

Meskipun, hingga sekarang ini Oded juga belum mendapat laporan terkait sejumlah aset yang masih bermasalah.

Baca Juga:  Soal Tipping Fee TPPAS Legok Nangka ke Pemprov Jabar, Pemkot Bandung Harapkan Ini

”Saya kira kalau masalah masih ada, tapi saya belum tahu pastinya. Karena jumlah aset Pemkot Bandung hampir 11 ribu persil. Mugkin ada masalah. Oleh karena itu, alhamdulillah Kejari dengan kita sama-sama untuk pengamanan aset ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kajari Bandung, Mohamad Iwa Suwia Pribawa mengatakan, pihaknya berkomitmen mendampingi Pemkot Bandung. Baik sebagai tergugat maupun selaku penggugat dalam urusan keperdataan dan tata usaha negara.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga