oleh

Denda Bagi Warga Tak Bermasker Mulai Berlaku di Cimahi

CIMAHI – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) menjadi pertanda berlakunya pemberian sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di Kota Cimahi. Sanksi denda tercantum dalam Peraturan Wali (Perwal) Kota Cimahi Nomor 39 Tahun 2020.

Perwal yang sudah ditandatangani Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menerangkan tentang tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19).

”Perwalnya sudah ada. Kemungkinan besar ada denda,” kata Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, Selasa (15/9).

Dalam Perwal tersebut, sanksi administrasi sebesar Rp. 100.000 akan diterapkan kepada pelanggar perorangan, seperti tidak mengenakan masker dan Rp. 500.000 untuk pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan.

Perwal tersebut merupakan turunan dari Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggar Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penangguulangan Covid-19.

Saat ini, Kota Cimahi masuk zona merah penyebaran virus korona. Pemkot Cimahi pun akhirnya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Ajay mengintruksikan lurah untuk memperketat pengawasan di setiap RW.

Kemudian, rencananya dia akan mengeluarkan surat edaran untuk pengaturan jam malam dan pembatasan operasional tempat perekonomian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga