Terdampak Pandemi, Angkot Harus Diberikan Subsidi Khusus

Terdampak Pandemi, Angkot Harus Diberikan Subsidi Khusus
PERKUAT KEBERSAMAAN: Ketua Umum AIC Anto Ahmad Fauzi bersama para awak angkutan yang tergabung di AIC Nusantara, deklarasikan diri untuk mempertahankan Angkot sebagai transportasi umum masa.
0 Komentar

SOREANG – Bupati Bandung Dadang M. Naser mengapresiasi dan menyambut baik terbentuknya Organisasi Para Supir Angkot yang tergabung di Angkutan Indonesia Club (AIC) Nusantara. Menurutnya, dengan adanya organisasi para sopir angkot tersebut, bisa mendorong program pemerintah dalam mengatasi kemacetan.

Dengan terbentuknya organisasi tersebut, akan memudahkan mereka dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. ” Saya sangat menyambut baik, sebab dengan adanya para sopir angkot program kembali gunakan angkutan umum optimis bisa dilaksanakan,” kata Dadang saat menghadiri Munas 1 AIC Nusantara, belum lama ini.

Menurutnya, melihat semangat para sopir angkot tersebut, dirinya memiliki pemikiaran untuk mendorong aspirasi kepada pemerintah agar mereka mendapatkan bahan bakar bersubsidi khusus. ” Mereka sangat membantu pemerintah dalam mengatasi problem kemacetan, oleh karena itu, harus ada kebijakan untuk memberikan bahan bakar subsidi khusus,” jelasnya.

Baca Juga:Tarif Air Bersih Bakal NaikAksi Walkout, Bentuk Penyelamatan Partai Golkar

Dadang menjelaskan, secara umum angkutan umum secara teknis harus diberikan kebijakan terkait bahan bakar bersubsidi khusu. Hal tersebut, bisa dilakukan pemerintah pusat atau pemerintah Daerah. ” Sebagai bentuk kepedulian kepada organisasi yang telah membantu pemerintah, harus diberikan solusi. Kami akan mencoba berkonsultasi dengan pemerintah diatas, agar angkutan umum bisa mendapatkan subsidi khusus,” tuturnya.

Menurut Dadang, selama ini, para awak angkutan umum sudah memiliki beberapa peran. Secara Nasional, mereka sudah membantu meminimalisir kemacetan dan mendorong perekonomian masyarakat. ” Jadi wajar kalau pemerintah memberikan bahan bakar bersubsidi khusus,” akunya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Angkutan Indonesia Club (AIC) Anto Ahmad Fauzi mengatakan, pihaknya sangat terpanggil untuk mendeklarasikan komunitas para supir angkot dimasa perkembangan teknologi. ” Di masa sekarang, angkutan hampir punah karena harus bersaing dengan angkutan dilengkapi teknologi. Oleh karena itu, kami bersatu untuk mempertahankan primadona transfortasi kompesional,” kata Anto.

Menurut Anto, pihaknya sangat menyambut baik program pemerintah khususnya Pemkab Bandung. ” Saya sangat menyambut baik dan sangat bersyukur kalau benar pemerintah bisa memberikan bahan bakar bersubsidi khusus bagi para awak angkutan umum,” ujarnya.

Untuk membeikan kenyaman kepada pengguna angkot, Anto berharap kepada pemerintah untuk menata dan memperbaiki kondisi sarana umum yang sering digunakan awak angkutan umum. Salah satunya, kondisi terminal dan halte. ” Baik penataan terminal akan mendorong kenyamanan bagi para penumpang yang akan menggunakan jasa transportasi angkot. Oleh karena itu, kondisi terminal harus tertata dengan baik,” pungkasnya. (dbs/rus)

0 Komentar