Nia menambahkan, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan, pihaknya turut andil memberikan bantuan sumbangan berupa pemberian nasi bungkus pada masyarakat terdampak covid.
”Gerakan kita sampai diikuti oleh kelompok masyarakat dan komunitas yang pedulinya tinggi. kita berangkat dari keterbatasan, alhamdulillah dengan adanya imbauan dari pemerintah pusat, sumber dana untuk melakukan giat protokol kesehatan dimungkinkan dari dana desa. Dan ini akan menjadi prosedur yang baik agar setiap desa ikut juga menyuarakan dan mensosialisasikan,” pungkasnya. (rls/rus)
