Lebih lanjut, Iriyanto menerangkan, latar belakang ini telah dipahami oleh semua pihak termasuk orang tua bahwa PJJ ini menularkan konsekuensi baru dalam dunia pendidikan sehingga semuanya harus belajar termasuk guru dan orangtua.
“Karenakan sekolah ada, orangtua ini ada bekerja dan tidak ada waktu mau untuk mengawasi anaknya, tapi karena ada pandemi ini orangtua dilibatkan, orangtua harus bertanggungjawab,”pintanya. (mg2/tur)
