Rp12 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi

Rp12 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi
BERI MOTIVASI: Untuk bangkitkan semangat kreatif pelaku usaha, Menaker Ida Fauziyah tinjau bentuk usaha warga KBB yang terdampak Covid-19.
0 Komentar

NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal mengikuti aturan soal perubahan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menjadi Satuan Tugas (Satgas).

Perubahan tersebut berdasarkan keputusan Presiden Joko Widodo yang resmi membubarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan menggantinya dengan Satgas Penanganan Covid-19 dan Satgas Penanganan Ekonomi yang berada di bawah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

“Soal perubahan nama kita siap menyesuaikan. Tinggal aturan terkait struktur organisasinya. Dulu kan dioperasikan BNPB, sekarang oleh Menko Perekonomian. Untuk di daerah kita belum tahu strukturnya berubah atau tidak,” kata Sekretaris Daerah Bandung Barat, Asep Sodikin, Rabu (22/7).

Baca Juga:Unpad Bakal Uji Klinis Vaksin Covid-19Siswa Harus Jalan Lima Kilometer

Asep menilai, perubahan nama tersebut membawa semangat penanganan Covid-19 tidak hanya bertumpu pada sektor kesehatan saja, melainkan mesti beriringan dengan perbaikan pada sektor ekonomi.

“Sebelumnya penanganan ekonomi diakhirkan kalau pandemi selesai. Tapi sekarang berbarengan menyelesaikan masalah di kesehatan dan sektor ekonomi, termasuk di KBB,” tuturnya.

Pihaknya sendiri telah menyiapkan anggaran Rp 12 miliar khusus untuk penanganan sektor ekonomi. Nantinya, beberapa bidang seperti pertanian, peternakan, pariwisata, dan UMKM akan didorong supaya menggeliat kembali.

“Bentuk bantuannya bisa stimulus langsung kepada pelaku UMKM, petani atau peternak. Bisa pula dalam bentuk padat karya,” ujarnya.

Asep memastikan, meski nanti bakal terjadi perubahan nama dan struktur organisasi, penanganan terhadap pasien Covid-19 bakal tetap dioptimalkan.

“Kalaupun nanti berubah, bukan berarti kegiatan tracing dan penanganan pasien positif Covid-19 jadi tidak ada. Kita tetap lakukan itu,” bebernya.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan KBB, saat ini total pasien terpapar Covid-19 mencapai 84 orang. Rinciannya 14 orang positif aktif, 66 orang dinyatakan sembuh, dan 4 orang meninggal dunia.

Baca Juga:Volume Sampah di Kota Cimahi Terus MeningkatPelatih Sedang Sakit, Panji Biru Belum Bisa Latihan

“Angka reproduksi kasus di kita ini cenderung menurun dan semakin banyak yang sembuh. Kasus positif KBB ini sebetulnya kebanyakan kasus impor, jadi bukan murni terpapar di KBB,” tandasnya. (mg6/drx)

0 Komentar