Unggulan Pertama Jadi Juara, Ribka/Fadia Jadi Andalan Indonesia

Unggulan Pertama Jadi Juara, Ribka/Fadia Jadi Andalan Indonesia
POLA MENYERANG: Unggulan pertama Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto sukses menjadi juara Mola TV PBSI Home Tournament 2020.
0 Komentar

JAKARTA – Berstatus unggulan pertama, Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti meneruskan keperkasaan mereka untuk menjadi juara Mola TV PBSI Home Tournament 2020.

Pada laga final Jumat, (17/7), mereka mengalahkan Apriyani Rahayu/Mychelle Chrystine Bandaso dalam dua game ketat dengan skor 2-0. Laga berakhir dalam tempo 57 menit. ”Sebetulnya target semifinal dulu. Karena semuanya sama rata. Nggak nyangka juga akhirnya juara,” kata Ribka dalam wawancara pinggir lapangan dengan Mola TV.

Siap menerima estafet untuk menjadi ganda putri terbaik Indonesia yang berlaga di level dunia? “Siap!” jawab Ribka mantap. ”Intinya siap capek dan pola pikirnya harus diubah. Pasti siap, Apalagi kami dipercaya Coach Didi (Eng Hian, red). Kalau bisa sekarang, kenapa harus nanti,” jelas Ribka dan Fadia.

Baca Juga:Persib Ingin GBLA Sebagai Home Base, Menunggu Lampu Hijau dari PemkotBangun Inovasi serta Kreativitas di Tengah Pandemi

Ribka/Fadia masih berusia sangat muda. Mereka berumur 20 dan 19 tahun. Jika bisa menambah power dan kekuatan fisik, bukan tidak mungkin juara Indonesia Masters Super 100 2019 itu akan menjadi ganda top dunia di masa depan. Dalam turnamen ini, mereka menunjukkan kualitas sebagai salah satu ganda putri top Indonesia.

Mereka mengusung permainan menyerang dan punya banyak sekali variasi senjata. Terlihat sekali, Ribka/Fadia menghindari reli-reli panjang. Jadi, satu atau dua pukulan bisa langsung mematikan. Efek sampingnya, Ribka/Fadia menghasilkan tontotan tak membosankan.

Pada game pertama, Ribka/Fadia unggul 11-9 saat interval. Sejak saat itu mereka terus memegang kendali permainan dan menjaga jarak angka. Di akhir game pembuka ini, bola-bola menyilang dari Fadia menyulitkan dan kerap menghasilkan angka. Ribka/Fadia akhirnya memenangkan game pertama dengan skor 21-17 dalam tempo 19 menit.

Ribka dan Fadia sama-sama bertipe playmaker. Jadi, rotasinya terlihat sangat baik. Siapapun yang berada di depan, punya kemampuan untuk mengatur permainan sekaligus berfungsi sebagai eksekutor. Pada awal game kedua, Apriyani/Mychelle berhasil unggul 6-3, lalu 8-4, dan 10-5. Cegatan-cegatan Mychelle di area depan, benar-benar sukses untuk merusak pertahanan Ribka/Fadia.

Menjadi juara, Ribka/Fadia mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 47 juta. Sementara itu, Greysia Polii/Febby Valencia Dwijayanti Gani menempati posisi ketiga. ”Mereka dari awal sudah menyiapkan pola untuk mengurung kami di depan dan belakang,” kata Apriyani mengomentari kemenangan Ribka/Fadia. (jpc/rus)

0 Komentar