oleh

Dua SSW

KITA terbelalak melihat cepatnya vaksin Covid-19 ditemukan. Oleh jenderal wanita Chen Wei di Wuhan itu ( Baca DI’s Way: Bebas Wuhan).

Ternyata itu kalah cepat.

Kemarin TV pemerintah Tiongkok mengumumkan yang baru lagi: ada satu penemuan vaksin yang sudah dinyatakan lulus uji klinik tahap kedua.

Sedang vaksin penemuan Chen Wei baru memasuki uji klinik tahap kedua. Dua hari lalu.

Tapi, menurut catatan WHO –organisasi kesehatan dunia– vaksin penemuan Chen Wei adalah satu-satunya yang tercatat di lembaga itu yang sudah melakukan uji klinik tahap kedua.

Berarti penemuan yang lebih cepat itu belum didaftarkan ke WHO –entah dengan maksud apa.

Pemerintah Tiongkok sendiri menyebutkan vaksin yang lebih cepat ini dikembangkan oleh perusahaan di Beijing dan Wuhan. Yakni China Institute Biological Sino Pharmaceutical Group (Wuhan) dan Kexing Zhongwei Biotechnology Co. Ltd (Beijing).

Jelas sekali di berita itu, pemerintah mengatakan bahwa vaksin ini adalah gelombang pertama yang sudah menyelesaikan uji klinik tahap kedua.

Kalau begitu masih perlu tahap apa lagi? Sebelum diproduksi masal?

Kalau zaman normal-normal saja berarti tinggal diperlukan satu tahap uji klinik lagi.

Atau jangan-jangan Tiongkok akan menggunakan klausul pandemik untuk mempercepat produksi vaksin ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga