BWF Bakal Kembali Digelar

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 22 hingga 30 April 2011 lalu yang diikuti oleh kurang lebih 900-an seniman dari berbagai pertunjukkan wayang dalam berbagai media, mulai dari wayang tradisi hingga musik dan film serta pameran. Pada tahun ini, Hermawan mengungkapkan akan lebih berfokus pada kualitas penyampaian makna kepada generasi milenial.

“Kalau awal-awal kami berfokus pasa kuantitas, tahun ini kami akan memfokuskan pada kualitas dan penyampaiak makna kepada generasi muda, sehingga akan sebanyak dahulu untuk seniman yang terlibat,” aku Hermawan.

Sementara itu, Perwakilan dari Super Adventure, Tries Pondang mengungkapkan bahwa Coklat Kita sesuai dengan tujuannya untuk melestarikan dan membesarkan wayang dan budaya, akan terus mensupport kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan Sunda dan Jawa Barat.

“Dalam momentum road to BWF, kami hadir untuk sama sama membesarkan untuk melestarikan wayang dan budaya Jawa Barat, Coklat Kita akan support,” kata Tries.

Dalam kegiatan ini, Tries mengungkapkan tantangannya bagaimana melestarikan dan memperkenalkan wayang bagi anak muda.

“Tantangannya bagaimana kita bisa melestarikan wayang untuk anak mudah, napak jagat pasundan yang memang hadir untuk sama-sama untuk bisa melestarikan budaya dan tentunya memperkenalkan itu kepada anak muda,” pungkas Tries. (mg4/tur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *