Harus Diperjuangkan sebagai Bandara Utama

Harus Diperjuangkan sebagai Bandara Utama
0 Komentar

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jabar Hery Antasari menegaskan bahwa klaim tersebut harus berdasarkan kajian teknokratis dan aka­demis.

Pasalnya, Hery mengaku data yang ia terima menyebut­kan bahwa angka 150 ribu tersebut (tepatnya 155 ribu orang) merupakan jumlah ke­seluruhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Bandung dalam satu tahun.

”Dan 155 ribu ini, kalau dili­hat month to month Juli-Agus­tus pada rentang yang sama di 2018 dan 2019, justru ada pe­ningkatan. (Juli-Agustus) itu di bulan-bulan ada penerapan penataan rute,” kata Hery.

Baca Juga:Pemimpin Harus Visioner dan Berinovasi DigitalUngkap Peluang Investasi di Jabar

”Sementara penerbangan internasional ’kan tidak dip­indahkan dari Husein. Jadi harus pakai data, kaji lagi. Kalau ada data, itu malah menjadi masukan bagi kami,” tambahnya.

Terlebih, data yang ada menunjukkan bahwa pener­bangan di Bandara Husein saat ini malah bertambah, baik jumlah rute tujuan mau­pun frekuensi per rutenya. Terakhir, ada penambahan rute ke Banyuwangi.

Dishub Jabar, lanjut Hery, sangat terbuka untuk mene­rima hasil kajian jika terbuk­ti menyebutkan adanya pengaruh Bandara Kertajati terhadap penurunan wisata­wan dan PAD Kota Bandung. Hal itu penting untuk menen­tukan kebijakan dalam mengembangkan Kertajati ke depan.

”Kita semua pemerintah semua level dan warga Jabar harus memperjuangkan Ker­tajati sebagai bandara utama. Tapi jika begini, ini sudah ada pelemahan karakter dan opini tentang Bandara Ker­tajati. Kalaupun ada (penga­ruh), seberapa jauh? Saya kira bukan faktor utama. To­long kaji lagi,” tutur Hery.

Menurutnya, mungkin saja tendensi penurunan sektor pariwisata ini memang feno­mena nasional. Indikasinya, kata Hery, yakni banyaknya keluhan yang sama dari pen­gusaha sektor ini di tujuan wisata lain di Indonesia, salah satunya Bali. Ter­masuk, kemungkinan pengaruh tingginya tarif tiket pener­bangan sebagai penyebab utama.

”Dan pada Juli (2019) itu, Pak Wali Kota sangat positif ter­hadap penataan rute ini karena beliau melihat jangka panjang dan menengahnya untuk Kota Bandung,” imbuhnya.

0 Komentar