Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Akhmad Djohara mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan terkait kerusakan dan jumlah korban terdampak angin kencang di Pangalengan. ”Yang jelas sementara ini kondisinya banyak pohon tumbang yang membuat hampir sepanjang akses jalan yang biasa dilalui oleh warga tertutup,” ujarnya.
Akhmad menambahkan, pihaknya mendata ada sekitar pohon besar yang tumbang dan menutup akses dua jalan utama yaitu ruas Pangalengan-Malabar dan Pangalengan-Kertasari. ”Bangkai pohon yang menutupi jalan rata-rata berukuran besar dengan diameter 1 meter dan panjang 16 meter. Kebanyakan itu pohon dengan akar serabut karena usianya sudah ratusan tahun,” ujarnya.
Akhmad menambahkan, peristiwa angin kencang di Pangalengan sebenarnya sudah diantisipasi oleh pihaknya sejak beberapa waktu lalu. Oleh karena itu ia berharap warga yang berada di sepanjang jalur pepohonan besar berusia tua untuk waspada, karena fenomena angin kencang masih akan berlangsung setidaknya hingga sebulan ke depan.
Baca Juga:Pembangunan Kereta Cepat Minta DihentikanMinta Legok Nangka Beroperasi
Selain itu, Akhmad melansir bahwa wilayah yang paling rentang adalah areal perkebunan. Oleh karena itu ia sudah berkoordinasi dengan PTPN VIII untuk mendata pohon-pohon besar berusia tua agar segera ditebang sebelum tumbang dihempas angin kencang.
Terkait kerusakan bangunan, Akhmad melansir sejauh ini sudah terdata sekitar 1.200 rumah dan 5 SD yang rusak. Jumlah itu tersebar di 5 desa yaitu Banjarsari, Wanasuka, Sukamanah, Margamukti dan Margamulya. Ia mengaku belum bisa mengukur tingkat kerusakan sehingga belum bisa dipastikan berapa yang rusak berat, sedang dan ringan. Namun selain rumah dan sekolah, ia melansir bahwa angin kencang juga merusak kantor desa dan tribun penonton lapangan sepakbola di Desa Banjarsari.
”Saat ini, BPBD sendiri sudah menyiapkan tenda dan dapur umum di depan kantor Desa Banjarsari untuk menampung warga pengungsi yang jumlahnya juga belum bisa dipastikan,” pungkasnya. (yul/rus)
