Tingkatkan SDM Melalui Pendidikan Karakter

Tingkatkan SDM Melalui Pendidikan Karakter
CIPTAKAN SDM HANDAL: Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kadisdik Jabar Dewi Sartika bersama jajaran siap melakukan akselerasi untuk penguatan pendidikan karakter Jabar Masagi.
0 Komentar

BANDUNG – Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) untuk siswa, guru, manajemen, dan komite sekolah Jabar Masagi resmi ditutup oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Hotel Panorama Lembang, pada Minggu (29/9).

Bimtek ini merupakan bagian pendidikan karakter untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta merespons era 4.0.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, program ini bagian dari kesiapan Jawa Barat dalam menghadapi era 4.0 untuk menjalankan visi dari pemerintah pusat untuk fokus kepada pengembangan SDM.

Baca Juga:Tempa Karakter Anak Lewat Catur GajahPenyandang Disabilitas Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

“Poinnya adalah pintar saja tidak cukup, harus dilengkapi oleh kekuatan akhlak, kekuatan spritualitas, kekuatan fisik, yang kita sebut dengan Jabar Masagi mengambil nilai-nilai dari khas Sunda yaitu ada surti (merasakan), ada harti (memahami), ada bukti (membuktikan), dan ada bakti (berperan di masyarakat),” katanya ketika ditemui Jabar Ekspres usai menutup acara.

Emil, sapaan akrabnya berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas siswa dan anak-anak Jawa Barat agar dapat mampu bersaing secara global.

“Insya Allah dengan kesiapan ini maka anak-anak Jawa Barat adalah anak-anak yang siap menghadapi persaingan global di masa depan,” ujarnya

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika menambahkan, tujuan jangka pendek dari program bimtek Jabar Masagi ini untuk menggali budaya-budaya yang akan memperkuat karakter bagaimana siswa mampu berempati.

“Misalkan para siswa mencium tangan gurunya sebagai tanda menghormati, sehingga itu nanti memperkuat bahwa mereka punya contoh-contoh bagus, karakter-karakter positif, yang dari karakter budaya Sunda yang sebetulnya bisa menjadi bagian keseharian mereka dalam rangka menapaki kehidupan,” ujarnya.

Selain siswa, kegiatan bimtek ini juga ditekankan kepada guru. Sebab, guru sebagai contoh dari para siswa di lingkungan sekolah. Sehingga kegiatan bimtek ini untuk menyamakan persepsi para guru dan meningkatkan kualitas ajar guru.

Dalam kesempatan tersebut tercatat ada 210 siswa dari 21 sekolah SMA/SMK Negeri di Jawa Barat yang terpilih untuk mengikuti program bimtek Jabar Masagi yang dimulai sejak Jumat hingga Minggu, 27-29 September 2019.

Baca Juga:RS Khusus Lansia Segera DibangunUtamakan Kepentingan Partai

Pelaksanaan bimtek Jabar Masagi terbagi di dua tempat, di Bumi Makmur Indah dan di Hotel Panorama Lembang. Dengan total keseluruhan peserta itu 420 orang, dari unsur gurunya secara total ada 84 orang, unsur komite dan manajemen ada 63 orang.

0 Komentar