“Masyarakat juga harus kerepotan karena, harus melakukan proses perbaikan. Sedangkan untuk perbaikan dilakukan di disdukcapil langsung. Itu untuk menjaga kualitas data yang dicatatkan,” tambahnya
Hal yang sama dikatakan Asep Muhamad Yusup Kepala Seksi Identitas Kependudukan, menurutnya, volume permohonan percetakan KK mengalami peningkatan yang mencapai 25 persen perhari. Selain KK, juga pemohon percetakan KIA.
“Sejak bulan Mei lalu, semua KK menggunakan barkode, bukan tanda tangan. Sehingga, pasca lebaran ini volume pelayanan meningkat sampai 25 persen dari biasa pelayanan percetakan 400 lembar perhari,” akunya.
Baca Juga:Fokus Infrastruktur dan Pelayanan PublikYana Sebut Perbedaan Politik Sudah Usai
Lebih lanjut Asep mengimbau masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan, khususnya bagi yang melakukan perpindahan domisili agar segera melakukan proses perpindahannya. Hal itu agar, datanya tercatat di Disdukcapil.
“Segara proses dokumen kependudukan agar tercatat. Selain melaporkan, teliti akurasi data yang akan dicatatkan dan lakukan pelaporan sendiri tanpa diwakili, untuk meminimalisir terjadinya kesalahan input data,” pungkasnya (rus).
