Era Digital Bikin Tantangan Baru

pelatihan guru
GELAR PELATIHAN: Disdik Jabar saat menggelar pelatihan bagi guru SMA, SMK, dan SLB berupa Workshop Penyusunan Infografis bagi Guru SMA, SMK, dan SLB. Pelatihan digelar mulai dari Selasa 7 November 2018 hingga Jumat 9 November 2018 di Hotel Grand Hani, Jalan Raya Lembang.
0 Komentar

LEMBANG – Hadapi era di­gital dengan serbuan infor­masi saat ini, menjadikan peran sekolah harus lebih kreatif, inovatif, dan komunikatif.

Karena itu Kepala Dinas Pendidikan, Ahmad Hadadi, berharap guru saat ini dituntut untuk lebih kreatif dalam me­nyampaikan pelajaran, infor­masi kepada anak didiknya.

”Memasuki Era Revolusi Industri 4.0 ini dituntut untuk melek IT. Hal ini juga terma­suk di dunia pendidikan. Sa­lah satunya dalam menyiap­kan bahan ajar yang harus berbasis IT. Dengan begitu bahan ajar tidak monoton,” kata Hadadi seperti dilansir laman resmi Disdik Jabar, kemarin (8/11).

Baca Juga:e-Modul Bisa Permudah KBM Guru dan SiswaSiswa SMKN 2 Subang Dilantik Jadi Taruna

Sejalan dengan hal itu, Dinas Pendidikan Jawa Barat meng­gelar pelatihan bagi guru SMA, SMK, dan SLB berupa Workshop Penyusunan Infografis bagi Guru SMA, SMK, dan SLB. Pe­latihan digelar mulai dari Selasa 7 November 2018 hingga Jumat 9 November 2018 di Hotel Grand Hani, Jl. Raya Lembang, Kabu­paten Bandung Barat.

Pelatihan kali ini diikuti oleh 216 guru SMA, SMK, dan SLB diantaranya dari Cirebon, Ku­ningan, Sukabumi. Pelatihan dibagi menjadi 4 angkatan dengan materi pelatihan bera­gam disesuaikan kebutuhan tenaga pendidik saat ini.

Peserta workshop Lili Soliha dari SMAN 6 Kota Cirebon mengaku teknologi infor­masi mejadi tantangan juga bagi guru untuk terus meng-upgrade ilmunya. ”Akan te­tapi di satu sisi, jika kita (guru-red) sudah memiliki kemampuan untuk mengap­likasikan teknologi informa­si tersebut, maka akan mem­permudah proses pembela­jaran dan pengajaran kepada anak didik,” ujar Lili.

”Seperti serakang saya sedang workshop, saya titip murid ke guru piket, tapi saya membe­rikan tugas ke siswa dari sini saja melalui email atau whats app. Jadi sebenernya memu­dahkan kita sebagai guru. Guru berperan sebagai fasi­litator kepada anak dengan materi pembelajaran melalui audio video, infografis atau lainnya,” ucapnya.

Kegiatan belajar secara di­gital juga akan memudahkan pemahaman kepada siswa karena komunikasi atau penyampaian pelajaran pun disampaikan dengan lebih menarik, berwarna, dinamis, sehingga pelajaran yang rumit pun menjadi lebih mudah, katanya menambahkan.

0 Komentar