Lestarikan Seni Sunda ke Generasi Muda

Lestarikan Seni Sunda ke Generasi Muda
NGAWIH SUNDA. Salah satu peserta saat tampil menyanyikan lagu Sunda dalam acara Pasanggiri Kawih Sunda di SMK Mitra Batik Tasikmalaya Kamis (25/10).
0 Komentar

TASIK – SMK Mitra Batik Tasikmalaya Jalan RE Martadinata Kota Tasikmalaya menggelar Pasanggiri Kawih Sunda Tingkat SMP/MTs dan guru se Priangan Timur. Acara tersebut digelar di lingkungan SMK Mitra Batik Kamis-Jumat (25-26/10) lalu.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Barat Drs Diding Gusutardy MPd memberikan apresiasi yang tinggi terhadap acara tersebut, sebab bisa melestarikan dan menambah kecintaan generasi muda terhadap budaya seni Sunda.

”Kegiatan ini menjadi event yang memberikan warna terhadap budaya Sunda di Tasikmalaya dan Jawa Barat. Sudah seharusnya kita bangga terhadap budaya Sunda di tengah gempuran budaya asing,” tutur Diding kepada Radar.

Baca Juga:e-Paper Jabar Ekspres Edisi 29 Oktober 2018Sukabumi Tambah Lagi Kampung KB

Dia berharap, dengan Pasanggiri Sunda yang dilaksanakan SMK Mitra Batik bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain, dalam rangka melestarikan budaya Sunda.

Kegiatan ini pun bisa menginspirasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Sunda agar turut menanamkan kecintaan generasi muda terhadap seni Sunda.

Kepala SMK Mitra Batik Tasikmalaya Drs Dede Sumia MMPd mengatakan Pasanggiri Kawih Sunda ini sebagai ajang kompetisi dan meningkatkan motivasi pelajar untuk melestarikan kebudayaan lokal.

”Alhamdulillah respon peserta untuk agenda ini cukup bagus, ada 36 peserta untuk tingkat SMP/MTs putra dan putri mereka berasal dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut dan Kabupaten Ciamis,” ungkap Dede.

Adapun lagu wajib yang harus dibawakan peserta untuk kategori pelajar yakni Ganti Taun, sedangkan lagu wajib untuk guru yakni Bulan Bandung Keur Mayung. Dede berharap kegiatan pasanggiri ini bisa melestarikan seni Sunda.

”Di era globalisasi ini, generasi muda jangan sampai melupakan budaya sendiri. Bangga dan cintailah seni Sunda yang kaya akan pesan moral dan karakter,” ujarnya,

Mengingat besarnya manfaat dari acara ini, kata ia, pasanggiri ini akan menjadi agenda rutin tahunan. ”Pemenang akan mendapatkan tropi dan uang pembinaan,” ujarnya. (ais/ign)

0 Komentar