Bagi rumah tangga Kabupaten Bandung, token Rp100.000 hanya mendapat 64,3 KHW, sementara token sama bagi bisnis 53.000 DKI Jakarta mempunyai KWH lebih banyak, yakni 66,2 KWH.
“Artinya harga TDL Kabupaten Bandung lebih tinggi dibanding DKI Jakarta, padahal itu perbandingan dengan bisnis, bukan rumah tangga dengan rumah tangga, TDL listrik untuk bisnis dan industri harusnya lebih mahal. Sebagai daerah penghasil listrik, Kabupaten Bandung seharusnya mendapat harga lebih rendah,” pungkasnya. (rus/yan)
