“Tetapi, nanti setelah kondisi emergency ini selesai, kita akan bantu membangun Lombok lagi. Seperti di Aceh, kita akan membantu banyak fasilitas umum diantaranya, masjid, sekolah, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya,” tambahnya.
ACT akan fokus pada bantuan pembangunan sekolah. Sebab, banyak sekolah yang hancur, akibatnya proses pendidikan atau kegiatan belajar mengajar terhenti. ”Untuk itu, kita harapkan setelah fase emergency berlalu. ACT akan segera membantu membangun sekolah. Kita tidak hanya fokus pada bantuan pada fase emergency saja, tetapi fase recovery yang dinilai paling berat pasca bencana terjadi,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, Haris Yuliana menuturkan dirinya mengapresiasi dan akan terus mendorong bantuan masyarakat Jabar untuk korban bencana gempa di Lombok, terutama bantuan yang baiknya disalurkan ke lembaga-lembaga amal formal di Jawa Barat bukan memberikan bantuan di jalan-jalan yang tidak jelas dari lembaga amalnya dan khususnya pertanggungjawabannya.
Baca Juga:35 GTK Jabar Bakal Unjuk GigiHarga Sebuah Tulisan
”Ini bentuk kepedulian kita, masyarakat Jawa Barat, dan sebetulnya banyak lembaga amal di Jabar ini yang sudah mengirimkan bantuan. Seperti, Alhamdulilah kemarin Pj Gubernur Jabar sudah berangkat ke sana bahkan memberikan bantuan langsung Rp 3 Miliar lebih,” tuturnya.
Selain ACT Jawa Barat, minggu depan Badan Amal Zakat (Baznas) berencana akan mengirimkan bantuan ke korban bencana gempa di Lombok, dan menyusul badan amal lainnya yang ada di Jabar yang akan menyusul bantuan.
”Saya sudah berbicara dengan Ustad Arief Ramdhani, katanya Baznas juga akan kirim. Saya kira akan banyak lagi lembaga amal di Jawa Barat yang menyerap potensi sodakoh dan amal jariah Jabar untuk lombok.dan bencana lainnya,” katanya. (mg2/ign)
