Canggih! Kembangkan Aplikasi Ujian Berbasis Android

Canggih! Kembangkan Aplikasi Ujian Berbasis Android
Istimewa
 ILUSTRASI: Penggunaan Sistem Ujian Berbasis Android lebih efektif dan efisien.
0 Komentar

BANDUNG – Perkembangan teknologi yang semakin canggih dewasa ini, sudah masuk dalam berbagai bidang termasuk pendidikan. Bahkan ujian berbasis android sudah mulai diuapayakan di sejumlah sekolah di Kota Bandung.

Kendati demikian, SMK PU Negeri Kota Bandung mengembangkan sendiri aplikasi ujian berbasis android bagi para siswa. Sehingga dalam pelaksanaannya tidak lagi mengandalkan aplikasi dari luar, tapi menggunakan karya dari sekolahnya sendiri.

”Mulai tahun ini untuk ujian kenaikan kelas, kami menggunakan dengan berbasis pada android. Aplikasi yang digunakan dari kami sendiri, dan ini sudah lama kami sosialisasikan kepada para siswa,” ungkap Kepala SMK PU Negeri Kota Bandung, Hasan Iskandar usai memantau ujian di sekolahnya, Kota Bandung, Senin (21/5) lalu.

Baca Juga:Berbekal Tiga Kali Juara Sepakbola Skala DuniaDitunjuk Jadi Kapten Timnas Inggris

Menurutnya, pengembangan aplikasi berbasis android tersebut terinspirasi dari ujian berbasis komputer yang dilakukan sebelumnya. Sehingga memaksimalkan teknologi yang sudah ada, bahkan lebih meningkatkannya lagi.

”Jadi perkembangan saat ini, kita mencoba melakukan pendekatan-pendekatan berbasis teknologi. Bahkan bukan hanya ujian kenaikan kelas, tapi semua ujian akan menerapkan berbasis android ini,” katanya.

Kendati demikian, diakuinya bahwa pada awal penerapan ujian berbasis android tersebut terjadi masalah. Akan tetapi, dengan berbagai perbaikan dan sosialisasi yang dilakukan, dapat memberikan perkembanga ke arah positif dalam ujian siswa.

Dikatakannya ujian berbasis android dengan menggunakan aplikasi sendiri, merupakan investasi awal yang cukup mahal dalam bidang teknologi. Tapi kedepan untuk ujian siswa akan lebih efisien secara keseluruhan baik SDA maupun SDM.

”Sosialisasi juga kita sampaikan sendiri ke orang tua siswa terkait sistem ini. Sehingga siswa sekarang yang memang sudah terbiasa dengan gadget tidak ada masalah, terlebih untuk aplikasinya juga tidak membutuhkan spesifikasi yang tinggi,” tutur Hasan.

Disinggung mengenai kendala, lanjutnya, yakni mengubah budaya dari para guru yang belum terbiasa dengan sistem ujian berbasis android ini. Mengingat tidak semua guru melek akan teknologi, sehingga ada kadang ada kesulitan dalam mengupload soal dan laporan.

”Penggunaan aplikasi untuk ujian berbasis android akan terus kita upayakan kedepannya. Karena lebih efisien dan siswa juga lebih jujur dan percaya diri dalam mengerjakan ujian,” tambahnya. (leo/azu)

0 Komentar