NGAMPRAH – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana akan membangun Gedung Unit Pengujian Kendaraan yang berlokasi di Cikamuning Kecamatan Padalarang pada tahun ini.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Ade Komarudin mengatakan, gedung tersebut rencananya akan berada di lokasi lahan seluas 1 hektare. Bahkan saat ini sudah memasuki tahap lelang.
Menurutnya, untuk anggaran dibutuhkan sebesar Rp 14 miliar. Anggaran itu didapat dari bantuan provinsi (Banprov) kepada pemerintah daerah. Namun, untuk pelaksanaannya kemungkinan akan dibangun pada triwulan ke-2 tahun ini.
Baca Juga:Pembangunan Jembatan Leuwigajah MendesakPemkab Jalin Kerjasama Dengan Unpad
’’Jadi kalau sekarang sedang menunggu kontraktor pemenang lelangnya,’’ jelas Ade ketika ditemui kemarin (27/2)
Ade menyebutkan, bila gedung pengujian kendaraan ini selesai dibangun, maka bisa melayani hingga 10 ribu kendaraan. Selain lokasi yang luas, petugas yang dilibatkan juga bakal lebih banyak dibandingkan dengan lokasi pengujian kendaraan yang ada saat ini.
“Sekarang kita juga punya tempat pengujian kendaraan lokasinya di Jalan Panaris Padalarang, tapi lokasinya kecil dan kurang layak sehingga belum begitu optimal pelayanannya,” terangnya.
Ade menjelaskan, pembangunan ini sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi angka kecelakaan. Sebab, kasus kecelakaan yang kerap terjadi belakangan ini tak lain faktor kendaraan yang tidak layak jalan.
“Selain human eror juga ada faktor kendaraan yang sudah tidak layak jalan. Seperti kasus kecelakaan ditanjakan emen Subang, itu kendaraanya tidak layak tapi masih saja digunakan,” ujarnya seraya menyebut setiap angkutan umum dan barang wajib uji kelayakan setiap per 6 bulan.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pembinaan keselamatan berkendara penumpang angkutan darat ke berbagai elemen lapisan masyarakat. Seperti, kepada pengemudi angkutan umum dengan diberi identitas, termasuk tukang ojeg dan anak sekolah. “Pembinaan ini dengan memberikan pemahaman-pemahaman tentang tatacara berkendara yang aman. Karena yang paling utama itu adalah keselamatan, setelah itu baru aman,” tandasnya. (drx/yan)
