Dilantik jadi Ketum PAPPI

Dilantik jadi Ketum PAPPI
DUKUNGAN PENDIDIKAN: Tubagus Hasanuddin (kiri) diangkat menjadi Ketua Umum Perhimpunan Alumni Pendidikan Pasundan Indonesia (PAPPI) karena kiprahnya untuk pendidikan.
0 Komentar

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat ini yakin dapat meraih elektabilitas hingga 40 persen di Pilgub Jawa Barat pada Maret mendatang. Namun, Hasan menegaskan, tidak akan menjadikan acuan setiap lembaga survei terkait elektabilitas pasangan calon di Pilgub Jawa Barat 2018-2023.

Sementara itu, belasan santri dari Komite Pergerakan Pemuda Santri dan Mahasiswa Jawa Barat (KP2SM) melakukan longmarch dari Tasikmalaya-Bandung. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan pada bapaslon TB Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah).

Secara simbolis, para peserta longmarch diterima langsung TB Hasanudin atau biasa disapa kang Hasan di Posko Relawan Hasanah di Jalan Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung (6/2). Dia mengaku terharu atas perjuangan peserta longmarch Tasikmalaya-Bandung.

Baca Juga:Sriwijaya FC Maksimalkan Lini Tengah3 Pertandingan Dalam 4 Hari

”Saya menaruh rasa hormat dan salut kepada mereka. Saya mantan prajurit, tak mudah jalan kaki sejauh 120 kilometer hanya untuk memberikan dukungan,” kata Hasan kepada wartawan, kemarin.

Bagi Hasan, aksi longmarch itu merupakan refleksi dari perjuangan leluhur dalam memperjuangkan kepentingan bangsa. Beratnya langkah kaki, kata dia, dianalogikan sebagai simbol hambatan fisik dan politis yang mungkin akan dihadapi selama berjalannya Pilgub Jabar.

”Sebagai pejuang, saya meneguhkan hati untuk terus berusaha. Jangan berhenti, terus bergerak demi menggapai tujuan di Pilgub Jabar,” tegasnya.

Koordinator Lapangan Komite Pegerakan Pemuda Santri dan Mahasiswa Jawa Barat (KP2SM) Dede Heri mengatakan, aksi tersebut bagian dari dukungan terhadap Hasanah setelah sebelumnya membuat kajian.

Hasil dari kajian itu, kata dia, dipetik tiga poin. Di antaranya, menyerukan masyarakat Jawa Barat mengawal proses demokrasi pilkada Jabar dengan damai. Kemudian, menjaga persatuan dan kesatuan warga Jawa Barat meski beda pilihan.

”Terakhir namun tidak kalah penting, amanah untuk menjaga marwah Sukapura, menjaga kedaulatan serta harga diri Jawa Barat. Dan kami melihat Jawa Barat harus dipimpin sosok TNI-Polri sebagai bentuk kekuatan. Dan sosok tersebut ada pada Tb. Hasanudin dan Anton Charliyan,” tandasnya. (B1/rls/rie)

0 Komentar