Pedestrian, Junjung Tinggi Hak Pejalan Kaki

bandungekspres.co.id, BOGOR – Sebagai kota penyangka ibukota, Kota Bogor terus berbenah dalam sisi infrastruktur. Termasuk membenahi trotoar sebagai kawasan pedestrian yang bersahabat bagi pejalan kaki yang konon pemegang hirarki transportasi.

RAMAH PEJALAN KAKI: Ratusan warga terlihat berjalan kaki di kawasan pedestrian Kota Bogor. Kota Bogor berambisi menjadikan kota hujan sebagai kawasan ramah pejalan kaki.
RAMAH PEJALAN KAKI: Ratusan warga terlihat berjalan kaki di kawasan pedestrian Kota Bogor. Kota Bogor berambisi menjadikan kota hujan sebagai kawasan ramah pejalan kaki.

Bila Anda termasuk yang belum berkunjung ke Kota Bogor, tidak ada salahnya mencoba untuk berkunjung ke kawasan berjuluk Kota Hujan ini.

Sesampainya di sana, cobalah berjalan-jalan di kawasan pedestrian Istana Kepresidenan atau pun Kebun Raya Bogor.

Dua kawasan ini, sangat bersahabat bagi para pejalan kaki dan pesepeda. Sebab, dengan trotoar yang sangat tertata, Anda tidak khawatir bersinggungan dengan pedagang (PKL).

Meski demikian, PKL ini belum seluruhnya bergeser dari trotoar. Beberapa di antara mereka tetap masih ada meski tak sebanyak sebelum ada pengaturan kawasan pedestrian oleh Pemerintah Kota Bogor.

Untuk diketahui, proyek trotoar di seputar Kebun Raya Bogor dan Istana Presiden dimulai kawasan pertengahan Juni 2016. Proyek ini mendapat bantuan pendanaan dari pemerintah pusat. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meyakini, pembangunan trotoar seputar Kebun Raya dan Istana Bogor merupakan trotoar terluas yang ada di tengah kota. Pertama di Indonesia.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku, secara bertahap Kota Bogor menuju ke arah transportasi ramah lingkungan. Mendorong masyarakat berjalan kaki, bersepeda dan menggunakan angkutan umum.

Pria kelahiran 17 Desember 1972 memaparkan, proyek daerah pedestrian tersebut bernilai Rp32,3 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) infrastruktur publik daerah pedestrian.

Rinciannya, pembangunan fasilitas pedestrian dan jalur sepeda seputar Kebun Raya Bogor terbagi dalam empat tahapan pengerjaan. Antara lain, tahap pertama di Jalan Pajajaran mulai dari Tugu Kujang sampai Pintu Tiga Kebun Raya Bogor sepanjang 348 meter dan lebar tujuh meter yang telah dilaksanakan pada akhir 2015.

Tahap kedua dimulai dari Jalan Jalak Harupat sepanjang 1.040 meter persegi dengan lebar lima meter. Lalu tahap ketiga, rehabilitasi trotoar Jalan Juanda sepanjang 1.680 meter persegi dengan lebar 2,5 meter. Tahap keempat ada di Jalan Otista sepanjang 700 meter.

Tinggalkan Balasan